NEGARA, balipuspanews.com – Hingga kini RSU Negara sebagai rumah sakit rujukan masih merawat dan mengisolai lima irang paseian corona. Mereka adalah sisa dari 13 orang pasien yang diisolsi di RSU Negara.
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana , dr I Gusti Agung Putu Arisantha, MPH Senin ( 4/5) mengatakan dari datan yang dihimpun gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Jembrana, total kasus positif covid-19 sebanyak 11 kasus. Dari 11 kasus itu pasien yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 8 orang. Yang masih diisolai saat ini yakni dua orang paseian positif covid-19 dan 3 orang PDP dan sudah dilaklukan swab test.
“Ada 2 pasien positif covid serta 3 PDP yang masih dirawat diruang isolasi RSU Negara. Hari ini sudah diambil test swabnya dan kita masih menunggu hasilnya untuk menentukan status lanjutan,”ujarnya.
Untuk PDP kata Arisantha tercatat sebanyak 29 orang. Sedangkan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang masih dikarantina sebanyak 61 orang. Sebanyak 121 orang PMI Jembrana sudah menyelesaikan masa karantina selama 14 hari dari total 182 PMI yang pulang ke Jembrana.
“Terakhir masuk 15 orang PMI langsung ditempatkan di Bali Sunset Hotel Desa Baluk. Kita sudah lakukan pengecekan kesehatan diawal kedatangan. Selanjutnya tim kesehatan gugus secara berkala akan terus memantau kondisi mereka. Sementara rencananya , besok ( 5/5) , direncanakan 33 PMI yang dikarantina di Hotel Hapel akan menjalani rapid test kedua. Kita doakan bersama semoga hasilnya menggembirakan,” jelasnya.
Arisntha juga menyampaikan kalai selama hampir 2 pekan tidak ada penambahan kasus positif covid-19 di Jembrana. Kasus positif terakhir tercatat pada tanggal 23 April, seorang warga PMI asal Kecamatan Melaya.
Saat ini masih ditangani oleh tim covid-19 Jembrana di ruang isolasi. Dengan kondisi Jembrana dengan mobilitas penduduk cukup tinggi, terlebih sebagai pintu masuk pulau Bali disebelah barat , torehan itu tentu perlu disyukuri.
Artinya berbagai himbauan pemerintah serta penanganan terpadu yang dilaksanakan pihak gugus tugas efektif mengendalikan penyebaran virus covid-19.
“Namun demikian kami minta masyarakat dan semua pihak tidak lengah dan tetap waspada. Termasuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan penanganan covid-19. Diantaranya menjaga jarak, rajin cuci tangan serta selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Yang kita hadapi saat ini adalah situasi pandemi yang juga melanda seluruh dunia. Masyarakat bisa terinfeksi kapanpun dan dimanapun . Karena itu , sebisa mungkin kegiatan tetap dilakukan lebih banyak dari rumah ,” ungkapnya. (nm/bpn/tim)



