TABANAN, Balipuspanews.com – Sebanyak 200 siswa SMK Dwi Tunggal Tabanan mengikuti uji kompetensi. Hal tersebut terungkap dalam acara pembukaan uji kompetensi yang berlangsung pada Senin (1/4).
Hadir dalam acara tersebut Tim Monitoring dari Asisten Pengembangan SDM Kepariwisataan Kementrian Pariwisata RI, Kadis Pariwisata Provinsi Bali diwakili Kasi Jasa Pariwisata I Putu Sutariana dan Manajemen LSP SPI. Selain itu hadir pula para pengawas SMK, Kepala Sekolah SMK Dwi Tunggal, para asesor dan beberapa unsur lainnya.
Dalam laporannya Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Sekolah Perhotelan Internasional (LSP SPI) I Gusti Putu Budi Arta, A.Md., Par.,SE., mengatakan uji kompetensi ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan LSP SPI terhadap peserta maupun jejaring SMK di Bali. Diantaranya SMK Dwi Tunggal Tabanan, SMK Gandhi Usada Bali, SMK Seni Ukir Tangeb Badung dan beberapa SMK lainnya.
Tahun 2019 ini sendiri imbuhnya, pihaknya akan menguji sebanyak 2.000 peserta. Uji kompetensi ini dilakukannya dalam dua tahap. Yakni 1.800 peserta dari tanggal 1 sampai 25 April 2019 dan tahap 2 sebanyak 212 peserta yang akan diuji pada bulan Mei sampai Juni 2019.
“200 peserta uji kompetensi di SMK Dwi Tunggal ini merupakan peserta uji tahap pertama,” sebutnya.
Budi Arta mengatakan, pihaknya bersyukur karena uji kompetensi ini mendapat subsidi biaya untuk 300 peserta uji. Subsidi tersebut bersumber dari Asisten Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.
Lebih jauh Budi Arta mengatakan, uji kompetensi untuk peserta LPK maupun jejaring SMK ini terdiri dari lima komponen. Yakni skema pelayanan makanan dan minuman, skema pengolahan makanan, skema pelayanan kantor depan, skema pelayanan pembersihan kamar dan skema pelayanan bar. (rah/bpn/tim)



