30 Pengerajin Tenun Ikuti Bimtek Kewirausahaan di Karangasem

- Advertisement -
- Advertisement -

Karangasem, balipuspanews.com –  Sekitar 30 orang pengrajin tenun, mengikuti bimbingan teknis ( bimtek) pemberdayaan usaha mikro yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi ,Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kabupaten Karangasem di Wantilan Desa Antiga Kelod, Manggis, Karangasem, Kamis (17/05).

Kegiatan bimtek ini dibuka langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti ayu Mas Sumatri didampingi Asisten III I Wayan Purna dan Kepala Dinas Koperasi , Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kabupaten Karangasem Yudiaantara.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, kecil dan Menengah, Yudiantara mengatakan,  dari sisi kelembagaan kegiatan ini bertujuan untuk mendorong agar usaha mikro yang sifatnya pribadi bisa membentuk kelompok sehingga nantinya semua bisa terorganisir untuk membentuk koperasi yang berbadan hukum resmi.

“ Disini kita akan bimbing pelaku usaha mikro agar satu langkah lebih maju dari sebelumnya. Dan yang terpenting melalui kegiatan ini diharapkan kedepan mampu mensejahterakan masyarakat terutama untuk menambah penghasilan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karangasen I Gusti Ayu Mas Sumatri saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, usaha mikro kecil yang ada di masyarakat sangat banyak. Diantaranya ada yang bergerak di sektor perdagangan, industri kecil seperti olahan makanan, tenun maupun handycraf.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Para pelaku usaha mikro kecil inilah yang mampu menggerakan roda perekonimian secara signiftkan karena usaha mikro kecil relatif gampang dilaksanakan utamanya yang bergerak dalam bidang pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat dalam arti kebutuhan pangan dan sandang.

“ Pemerintah Kabupaten Karangasem memiliki komitmen untuk mensejahterakan rakyat Karangasem seperti yang telah tertuang dalam Visi Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem,”  kata Bupati Sumatri.

Selain itu, lanjut Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem telah mengadakan MoU atau Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Pusat terkait dengan pelaksanaan Program KUR di Kabupaten Karangasem. Program KUR ini bertujuan untuk memberikan pinjaman dengan bunga yang ringan bagi pelaku usaha mikro kecil sebagai penambahan modal usaha maupun investasi guna menunjang jalannya usaha yang dilaksanakan sehingga dapat Iebih berkembang dan maju.

“ Dengan adanya program KUR ini diharapkan juga pelaku usaha mikro kecil tidak lagi mengeluhkan kekurangan modal kerja, karena persyaratan untuk mengajukan pinjaman KUR ini sangat mudah dan proses cepat,” ungkap Bupati

BACA :  Menteri PPPA Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui RBI di Desa Kalisongo

Dengan diberikannya bimtek pada hari ini kami di jajaran Pemerintah Daerah berharap nantinya kedepan para pelaku usaha mikro yang didominasi ibu – ibu ini dapat menghimpun diri membentuk suatu kebmpok usaha, apalagi usaha yang digeluti adalah sama yaitu bidang kerajinan tenun, tentu akan lebih mudah menghimpun diri dalam suatu wadah kelompok usaha.

“ Jika sudah membentuk suatu kelompok usaha, tentu usaha ini akan lebih berkembang karena akan lebih banyak yang akan mengelola sesuai bidang tugas masing masing anggota kelompok,” tandasnya. ( igs/sur)

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular