31 Keluarga Dapat Bantuan PENA

- Advertisement -
- Advertisement -

JEMBRANA, balipuspanews.com– Bantuan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), Senin (30/10/2023) cair. Ada 31 keluarga penerima bantuan tersebut di seluruh Jembrana.

Kadis Sosial Kabupaten Jembrana, Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menjelaskan program bantuan PENA bertujuan untuk peningkatan kemandirian sosial ekonomi kelompok rentan dan orang tidak mampu, peningkatan pendapatan KPM melalui usaha yang berkelanjutan serta terentaskannya KPM yang sebelumnya masuk data DTKS menjadi Non DTKS.

“Ada sebanyak 31 penerima bantuan sosial PENA di Kabupaten Jembrana. Mulai dari  Kecamatan Melaya 14 orang, Kecamatan Negara 4 orang, Kecamatan Mendoyo 11 orang, dan Kecamatan Pekutatan 2 orang penerima,” jelasnya.

Oka Parwata mengatakan program PENA menawarkan dukungan penguatan usaha serta penguatan produksi dengan jumlah nilai bantuan Rp6 juta per keluarga penerima manfaat (KPM) dengan rincian Rp2,4 juta untuk bahan baku produksi.

“Adapun kreteria dan syarat program PENA yakni, penerima bansos aktif, Setuju keluar dari bansos jika mendapatkan PENA, diprioritaskan usia 20-40 tahun, diprioritaskan dalam kartu keluarga tidak terdapat Lansia dan disabilitas, dan diprioritaskan penerima rumah sejahtera terpadu (RST) 2022 atau penerima Rutilahu 2021 serta tidak harus sudah punya rintisan usaha (punya usaha lebih baik),” tandasnya.

BACA :  Bupati Adi Arnawa Dorong Transformasi Pariwisata Badung yang Berkualitas dan Berkelanjutan

Wabup Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) mengatakan, bantuan ini diharapkan bisa membuat masyarakat mandiri. Yaitu, berdiri dengan kaki sendiri secara ekonomi lewat program-program usaha.  Melalui program ini sekaligus juga dapat membantu masyarakat dalam hal pendapatan.

“Harapannya setelah mereka menjadi peserta program ini. Mereka bisa mandiri dari kemampuan yang mereka miliki,” ujarnya.

Wabup Ipat mengingatkan kepada kepala dinas terkait, para camat, dan perbekel lurah agar dapat mengawasi, dan memberikan petunjuk serta bimbingan pada KPM yang menerima bantuan PENA.

“Bantuan PENA ini agar dapat selalu mengembangkan produktifitasnya demi peningkatan kondisi ekonomi keluarga, sehingga jumlah DTKS, masyarakat kurang mampu di Kabupaten Jembrana dapat mengalami Penurunan dan pada akhirnya indeks kebahagiaan masyarakat dapat tercapai sesuai dengan visi misi Kabupaten Jembrana,” jelasnya.

Pihaknya merasa bersyukur terhadap Kemensos RI yang telah menyalurkan bantuan ke Kabupaten Jembrana untuk mengentaskan kemiskinan melalui program PENA tersebut.

“Sangat bersyukur kesempatan hari ini ada dari pusat, datang membawa program yang dihajatkan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Jembrana bagaimana bisa terentaskan dari kemiskinan,” ujarnya.

BACA :  Karya Yadnya di Pura Dalem Sari, Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular