62 Perwakilan BPD di Bangli Ikuti Bimtek Tata Kelola Keuangan

- Advertisement -
- Advertisement -

Bangli, balipuspanews.com- Berbagai kegiatan digelar Pemkab Bangli untuk meningkatkan kemampuan aparat desa dalam mengelola pemerintahan dan keuangan desa. Seperti berlangsung di gedung BMB Bangli Rabu ( 25/4) 2018. Aparat dan lembaga desa diberikan bimtek. Acara tersebut dihadiri bupati Bangli Made Gianyar, Kadis PMD, perwakilan BPD se- Bangli.

Tampil sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah pendamping desa dari kabupaten AA Eka Dharma. Kepala Dinas PMD Dewa A. Riana Putra menyampaikan kegiatan ini adalah tindak lanjut dan rangkaian bimbingan teknis para perbekel se-kabupaten Bangli beberapa waktu lalu. Hari ini juga dilaksanakan kegiatan yang sama sehingga berjenjang dari aparatur paling tinggi sampai tingkat kaur desa yang nantinya diharpkan para aparatur desa mempunyai kemampuan yang cukup dalam pengelolaan tata kelola keuangan yang ada di desa, disamping menyatukan persepsi untuk tata kelola keuangan yang benar di masing-masing desa bersangkutan. Bintek kali ini di ikuti oleh 62 Perwakilan BPD se-Kabupaten Bangli mulai tanggal  25 sampai 27 April 2018.

Bupati Bangli I Made Gianyar menyapaikan hari ini adalah hari yang berbahagia bagi kita semua, sekaligus untuk membuktikan kepada masyarakat semua bahwa meskipun besok akan berhenti, akan tetapi semangat dan kerja keras harus terus di kedepankan. Sebab suatu ketika kita harus merubah pemikiran-pemikiran yang sering muncul bahwa kalo ada pemimpin yang petahana kembali menmimpin akan mengalami penurunnan kinerja, akan malas untuk turun, akan korupsi dan lain sebagainya.

Pemikiran pemikiran seperti itu harus tidak ada lagi oleh karena itu dalam kondisi apapun saya selaku Bupati tetap akan mengedepankan kegiatan yang kaitannya dengan kepentingan masyarakat dan jabatan kedua ini semakin membuat lebih semangat untuk membuktikan dan mengakhiri jabatan dengan kesan yang baik.

Dari semenjak jabatan yang pertama kita sudah meluncurkan program pembangunan dengan Motto membangun Bali dari Bangli, membangun Bangli dari Desa dan membangun Desa dari keluarga. Hal itu sudah kita jalankan dari semenjak tahun 2011 dengan ditandai Alokasi Dana Desa (ADD) yang cukup besar yaitu 600 juta rupaih untuk desa yang paling kecil yang saat ini sudah meningkat menjadi satu milyar.

Pada saat itu belum ada Kabupaten yang melaksanakan hal itu sehingga kita di kabupaten Bangli sudah memikirkan Pembangunan dengan konsep membangun dari desa dengan program Gerakan membangun Desa dengan sistem gotong royong (Gerbangdessigot), berikutnya dengan Hotmix masuk desa dan Gerbang Gita Santi (GGS) yang mana seluruh program tersebut diperuntukkan seluas-luasnya untuk membangun baik infrastruktur dan seluruh kebutuhan desa termasuk didalamnya adalah  pemberdayaan masyarakat.

Lanjut ditambah lagi program Nawacita presiden / kebijakan pemerintah pusat yaitu membangun Indonesia Dari Pinggir yang salah satunya dengan ditetapkannya UU Desa No.6 Tahun 2014. Yang mana memberi keleluasaan dan payung hukum desa dalam pengelolaan dana Desa. Sehingga desa pada saat ini tidak lagi kesulitan dalam pembiayaan untuk menopang pembangunan yang ada di Desa. Oleh karena itu Peran para Perwakilan BPD masing masing desa se Kabupaten Bangli sangatlah penting, sebagai lembaga pengawasan dari setiap program yang di rancang di desa untuk tidak keluar dari aturan yang ada.

“ Hari ini kita berkumpul untuk mendapatkan materi agar di manfaatkan dengan sebaik baiknya, berikutnya jalankan fungsi dengan sebaik baiknya jangan sampai terjadi persoalan-persoalan menyangkut hukum yang menimpa para aparatur di desa kaitanya dengan tata kelola keuangan di desa” pesan Gianyar. rls/bpn/tim

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular