700 Ribu Lebih Wisatawan Kunjungi Buleleng Selama 2022

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Meski terbilang masih dalam pemulihan akibat pandemi Covid-19. Tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Buleleng selama 2022 ternyata mencapai angka 700 ribu lebih.

Kendati demikian untuk proses pemulihan pariwisata terus dilakukan secara bertahap oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pariwisata (Dispar) dengan sejumlah program pembenahan dan pengembangan Daerah Tujuan Wisata (DTW) sebagai langkah awal pemulihan pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara membenarkan bahwa pihaknya selama dua tahun ini telah melakukan pembenahan terhadap DTW dan juga hotel-hotel yang ada di Kabupaten Buleleng. Pembenahan itu dilakukan sebagai momentum pemulihan dan bangkitnya kembali pariwisata Buleleng.

Pihaknya menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan sebenarnya ditarget ada 400 ribu orang dengan kualifikasi mancanegara 50 ribu orang dan domestik 350 ribu orang.

Namun demikian, fakta yang terjadi di lapangan sangat mengejutkan, tercatat hingga Oktober 2022 jumlah kunjungan wisatawan sudah melampaui target.

“Tahun lalu kunjungan wisatawan sebanyak 700.000 lebih, sehingga ini menjadi multiplayer efek yang luar biasa untuk meningkatkan perekonomian di Buleleng,” ujarnya saat ditemui beberapa hari sebelumnya.

BACA :  ‎Pakai Identitas Palsu dan Gasak Harta Restoran di Tamblingan, Koki Gadungan Ditangkap di Gilimanuk

Kadis Dody mengatakan Jumlah tersebut tidak semata-mata hanya dalam sebuah catatan, melainkan fakta riil yang didapatkan di lapangan. Salah satunya adalah kunjungan dari ratusan penumpang Kapal Pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang pada 15 November lalu.

Ada sekitar 341 penumpang Kapal Pesiar melakukan tour ke berbagai DTW yang ada di Buleleng. Dalam kesempatan itu pun pihaknya telah memastikan bahwa pihak pengelola siap menyambut kedatangan tamu-tamu yang sebagian besar merupakan lansia.

Tidak hanya itu, pada bulan Desember pihak ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) mendatangkan satu Kapal Pesiar World Dream yang berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang dengan jumlah penumpang yang jauh lebih banyak lagi.

Kapal Pesiar asal Singapura berbendera Bahamas ini memiliki panjang (LOA) 335,25 meter, yang membawa 2.372 penumpang dan kru sejumlah 1.719 orang tersebut tiba pada Rabu (21/12/2022).

Kemudian rata-rata obyek wisata atau Daya Tarik Wisata yang dikunjungi selama berada di Kabupaten Buleleng meliputi Air Panas Banjar, Brahma Wihara Arama, Singaraja City Tour dan melakukan aktivitas diving atau menyelam di Pulau Menjangan.

BACA :  Ekonomi Bali Tumbuh 5,85 Persen pada Triwulan III 2026, Lampaui Nasional

“Semua ini merupakan bentuk kerjasama Pemkab Buleleng untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Buleleng dan meningkatkan popularitas di Tingkat Nasional dan Internasional,” terangnya.

Disamping itu, saat ini belasan desa wisata telah bergeliat di kancah nasional. Terdapat 8 desa wisata masuk dalam 500 desa wisata unggulan, 3 desa wisata masuk 300 besar dan 1 desa wisata masuk 50 besar anugerah desa wisata serta meraih Juara II kategori desa wisata maju.

“Desa Sudaji yang merupakan desa wisata kategori maju saat ini tengah mengikuti assessment sebagai desa wisata berkelanjutan. Kami akan dorong terus untuk mewujudkan hal itu,” tegasnya.

Tidak hanya berfokus pada pembenahan DTW, Dispar Buleleng juga secara berkelanjutan melakukan peningkatan kualitas sumberdaya manusia pelaku pariwisata melalui pertemuan travel fair.

Pada tahun 2023, pihaknya juga akan mengajak para pelaku pariwisata untuk mengikuti pertemuan travel fair di Nusa Dua, Bali.

Kadis Dody mengakui jumlah pelaku wisata di Buleleng sangat banyak, sehingga program pelatihan kepariwisataan dilakukan secara bergantian.

BACA :  Longsor Pelaga Eco Park, Lanang Umbara Desak Evaluasi Destinasi Wisata Rawan Bencana

Sebagai bentuk tindaklanjutnya, koordinasi terus menerus dilakuan bersama ASITA sebagai travel agen promosi pariwisata Buleleng.

“ASITA akan membantu Buleleng menghubungkan travel-travel agen di luar negeri, dengan demikian ini menjadi peluang besar pertumbuhan ekonomi pariwisata, UMKM dan lainnya,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular