Wisatwan Cina Minim, Tetap Waspada Corona

- Advertisement -
- Advertisement -

NEGARA,balipuspanews.com- Jembrana memang bukan daerah tujuan utama wisatawan di bali. Namun sebagai kabupaten yang saat ini sedang mengembangkan pariwisata, munculnya Virus 2019 Novel Corona juga harus diantisipasi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Pemkab Jembrana, I Nengah Alit mengatakan Jembrana memangs ebagai daerah lintasan melalui jalur darat termasuk oleh wisatawan.

Jembrana juga memiliki beberapa obyek wisata baik itu alam maupun budaya serta hunian baik itu hotel, viila maupun homestay.

Namun wisawatan yang melintas maupun berkunjung di Jembrana didominasi wisatawan domestic mauun wisatawan asing dari Australia, Eropa dan Amerika. Sedangkan wistawan asal Cina yang datang ke Jembrana jumlahnya sangat minim.

” Yang banyak berkunjung adalah wisatwwan domestic. Sementara wisatawan asing dari beberapa Negara di luar Asia. Kalau wisatawan dari Cina memang sangat jarang. Namun kami tetap melakukan upaya antisipasi penyebaran virus Coroana,” ungkapnya.

Langkah yang diambil kata Alit, yakni berkordinasi dengan leading sector terkait termasuk juga para pelaku wisata di Jembrana untuk mewaspadai penyeberan virus Corona.

BACA :  Harumkan Nama Jembrana, Lima Siswa SMAN 1 Negara Raih Silver Medal di Malaysia

Himbauan kepada pelaku pariwisata untuk melakukan langkah deteksi dini juga sudah disamapikan serta selalu kordinasi ke Pemprov Bali dan untuk pelaku wisata, baik itu di hotel, penginapan, villa maupun homestay juga sudah ada himbauan antisipasi.

“Meski tamunya tidak dari Cina tetapi harus diantisipasi sedini mungkin. Kalau memang ada tamu yang sakit sudah diminta agar segara di pereksakan ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Sementara itu. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan pemkab Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Ary Santhamengakatakn Jembrana kini juga tengah siap siaga virus Corona.

“Sesuai himbauan dari Provinsi, kami juga di Jembrana siap siaga. Kami juga tetap kordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan terkait dengan mobilitas orang asing,” jerlasnya.

Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Jembrana juga di siap siagakan untuk antisipasi.

“Masyarakat terutama yang sempat kontak dengan wisatawan asing maupun orang yang berpergian ke Cina atau yang memiliki gejala susfeck, agar segera periksa ke Puskesmas terdekat dan melaporkan riwat kontaknya,” harapnya.(nm/bpn/tim)

BACA :  Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Kembang Lantik 21 Pejabat Pemkab Jembrana
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular