Gara-Gara Masalah Nilai, Siswa SMA di Las Vegas Mencoba Membunuh Gurunya

- Advertisement -
- Advertisement -

LAS VEGAS, AMERIKA- Seorang pelajar laki-laki berusia 16 tahun telah dibawa ke Pusat Penahanan Clark County di Las Vegas, Nevada,Amerika dan didakwa dengan penyerangan seksual, percobaan pembunuhan, perampokan, penculikan tingkat pertama dan menggunakan baterai dengan maksud untuk melakukan serangan seksual atas apa yang tampaknya menjadi diskusi tentang nilai yang meningkat menjadi kekerasan.

Remaja itu bersekolah di El Dorado High School di Las Vegas, saat berbicara dengan gurunya prihal nilainya ketika keadaan menjadi tidak terkendali dan pelajar tersebut mulai mencekik gurunya.

Menurut rilis berita Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas, petugas polisi menerima panggilan darurat untuk menghadiri Sekolah Menengah El Dorado di 1100 Blok North Linn Lane pada hari Kamis setelah pukul 15:00. Ketika mereka memasuki sekolah, mereka menemukan seorang guru perempuan sedang diberikan pertolongan dan dirawat oleh tenaga medis karena dia mengalami banyak luka, dan dibawa ke rumah sakit terdekat dan dalam keadaan stabil.

Kepolisian setempat memberikan pernyataan bahwa “pelaku penyerangan harus menjauh dari korban, dan tidak boleh melakukan kontak dengannya, dia juga akan berada di bawah pemantauan elektronik.”

BACA :  dr. Lula Kamal Tinjau Layanan JKN di RSUD Klungkung, Pastikan Peserta Tak Alami Kendala

Penyerang meninggalkan sekolah dan kemudian ditemukan oleh polisi.

Media The Las Vegas Sun melaporkan bahwa ada jaminan telah ditetapkan sebesar $ 500.000 tunai atau sebesar lebih dari 7 miliar rupiah.

Pejabat Kehakiman Daniel Westmeyer, memutuskan bahwa jaksa memberikan “bukti yang jelas dan meyakinkan bahwa alternatif yang tidak kalah ketat dengan jaminan uang”, Sebagai bagian dari jaminan penyerang harus menjauh dari korban, dan tidak memiliki kontak dengannya, dia juga akan berada di bawah pemantauan elektronik.

Laporan dari polisi mengatakan bahwa  pelaku meski berusi 16 tahun namun akan diadili sebagai kejahatan orang dewasa, Dia akan menjalani sidang lagi besok.
Belum ada pernyataan publik, dan identitas korban belum dirilis untuk melindunginya. Namun, Inspektur berbicara kepada staf pada hari Kamis tentang insiden itu.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
SourceMarca.com
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular