Gianyar, balipuspanews.com-Tokoh asal Puri Bitera Gianyar AA Gde Asmara kembali terpilih sebagai ketua Majelis Madya Desa Pakraman ( MMDP) yang berlangsung ( 28/9/2018). Asmara yang dikenal dekat dengan Puri Gianyar terpilih secara aklamasi dalam paruman MMDP yang dihadiri 150 peserta yang terdiri dari Majelis Utama Desa Pakraman ( MUDP), Majelis Madya Kabupaten Gianyar dan Majelis Alit dari tujuh kecamatan.
Kamis ( 22/11/2018), bupati Gianyar Made Mahayastra melantik dan menetapkan Agung Asmara dan pengurus MMDP anyar.Penetapan yang berlangsung di Wantilan Pura Samuan Tiga tersebut juga dirangkai dengan penetapan pengurus Majelis Alit Desa Pakraman (MADP) serta penyerahan surat keputusan PHDI desa kelurahan se Kabupaten Gianyar.
Bupati Mahayastra dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pemkab Gianyar dan MMDP Kab. Gianyar tidak dapat dipisahkan, karena baik MMDP maupun pemkab sama-sama bertujuan memberikan tuntunan kepada masyarakat, serta meningkatkan kerukunan hidup umat beragama di Kabupaten Gianyar.
Mahayastra juga berpesan, pengurus yang terpilih agar menjalankan tugasnya sesuai peraturan MMDP dan MADP yang telah ada, serta bisa memberikan perubahan yang signifikan. Disisi lain, bupati asal Malinggih Payangan itu mengapresiasi adanya satu pemahaman atau kesamaan pemikiran antara PHDI Kab.Gianyar dengan MMDP Kab.Gianyar karena dengan kesamaan pemikiran akan mampu berjalan beriringan demi kemajuan, dan kerukunan umat beragama.
PHDI dan MMDP juga diharapkan mampu membantu dan bersama-sama dengan pemerintah dalam upaya melestarikan adat dan budaya Bali, serta meningkatkan pemahaman sastra Hindu.
Wakil Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan Dan Komunikasi Public PHDI Kab.Gianyar Guru Mangku Kompyang Rupa mengatakan, pengurus MMDP dan MADP yang ditetapkan sebanyak 124 orang. Pengurus PHDI desa yang baru dari 70 desa dinas masa bakti 2018 sampai 2023 sebanyak 494 orang. Guru Mangku juga memuji sejalannya pandangan PHDI dan MMPD, karena hal ini merupakan ciri adanya kesamaan langkah dan tujuan dalam melaksanakan ajaran agama, adat istiadat dan budaya. ( rls/bas)



