Akses Jalan Raya Ubud Lumpuh Akibat Jalan Ambrol, Petugas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com – Akses utama pariwisata di Jalan Raya Ubud, tepatnya di Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, mengalami kelumpuhan total akibat badan jalan ambrol, Kamis (18/12/2025) sore.

Kerusakan parah tersebut memaksa aparat kepolisian menutup total jalur demi keselamatan pengguna jalan. Penutupan dilakukan setelah amblesan jalan dinilai membahayakan kendaraan yang melintas.

Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Gianyar sejak siang hari. Tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air di saluran bawah tanah meningkat, hingga akhirnya menggerus fondasi jalan.

“Volume air yang terlalu besar menyebabkan jalan ini jebol. Awalnya kerusakan kecil, namun karena getaran kendaraan besar maupun kecil yang terus melintas, retakan semakin melebar,” ujar Saiful, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Kesigapan petugas kepolisian dari Polsek Ubud yang segera memasang garis pembatas dan menutup akses jalan berhasil mencegah terjadinya korban jiwa. Saat ini, kendaraan yang hendak menuju pusat wisata Ubud maupun dari arah sebaliknya tidak diperkenankan melintas di jalur tersebut.

BACA :  Pasar Mentigi Nusa Penida Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung pada 2027

Pemda Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widya Utama, menyatakan bahwa prioritas utama pemerintah daerah adalah mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan Ubud agar tidak terjadi kemacetan panjang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kapolsek untuk melakukan simulasi lalu lintas. Mulai besok pagi, arus akan difleksibelkan, kemungkinan ada jalur satu arah yang dijadikan dua arah atau skema lainnya,” jelasnya saat meninjau lokasi kejadian.

Selain pengaturan lalu lintas, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gianyar juga telah melakukan pengecekan teknis di titik kerusakan.

“Tim PU sudah melakukan peninjauan. Rencananya akan dipasang pancang terlebih dahulu sebagai penanganan sementara. Harapannya, setidaknya satu jalur dapat segera dibuka kembali untuk menunjang mobilitas warga dan wisatawan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas masih dialihkan ke sejumlah jalur alternatif. Wisatawan dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama.

BACA :  Bupati Badung Bagikan Helm kepada Pelajar SMAN 2 Abiansemal, Dorong Tertib Berlalu Lintas

Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular