Selasa, Juli 23, 2024
BerandaNasionalJawa BaratBali Day: Pawai Budaya Bali di Kota Bekasi

Bali Day: Pawai Budaya Bali di Kota Bekasi

BEKASI, balipuspanews.com – Budaya dan tradisi Kampung Bali di Bekasi, Jawa Barat makin mendapat perhatian luas termasuk dari civitas akademisi.

Kali ini, mahasiswa/i Ilmu Komunikasi dari LSPR Institute of Communication and Business kelas PRDC24-2SP mengemas kegiatan di kampung yang berciri khas dan didomisili masyarakat Bali itu dalam acara Bali Day.

Dua acara telah sukses diselenggarakan. Yaitu pre-event terdiri dari Bali Day dan Car Free Day. Selanjutnya, acara utama akan dihelat Sabtu, 17 Juni 2023 di Kampung Bali Bekasi. Acara utama labeli tema ‘A Day in Kampung Bali Bekasi’ itu dipusatkan di JL. Merpati Bali No. 49, RT 001, RW 09, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara.

Ketua Pelaksana, Muhammad Harris Pratama menjelaskan acara ini merupakan salah satu dari tiga program rangkaian acara yang diselenggarakan untuk mengenalkan Kampung Bali Bekasi kepada masyarakat luas.

“Kampung Bali Bekasi ini sebenarnya banyak banget potensinya, semuanya tuh udah ada lengkap disini, mulai dari ragam budayanya, suku, kuliner, bahkan sampe sanggar tarinya juga udah ada, cuman ya itu aja kurangnya satu, masih banyak orang yang belum tau eksistensi kampung ini,” ucap Harris dalam keterangannya, Selasa (13/6/2023).

Bali Day atau acara pawai budaya Bali dilakukan dengan berkeliling menggunakan mobil pick up sambil menampilkan ogoh-ogoh dan empat mahasiswi yang berpakaian adat Bali ikut serta berkeliling di Kampung Bali yang masuk dalam wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kota Bekasi.

BACA :  Tawur Agung dan Pecaruan Wrespati Kalpa di Pura Ponjok Batu Digelar Setelah 30 Tahun

Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan rute pertama dimulai dari Kampung Bali Bekasi, lalu mengelilingi Kelurahan Harapan Jaya, dan kembali lagi ke titik awal Kampung Bali Bekasi.

Sukses digelar, Bali Day berjalan lancar dan meriah karena mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar. Bahkan, banyak masyarakat yang beriringan datang menghampiri pawai untuk sekedar meminta foto dengan para penari.

Terdapat 26 Mahasiswa/i LSPR yang ikut terjun dalam acara Bali Day, masyarakat merasa senang dengan keramahan para Mahasiswa/i yang kerap berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Salah satu masyarakat Kota Bekasi, mengaku bahwa Ia sangat senang dan mengapresiasi usaha para Mahasiswa/i karena masih peduli dengan salah satu kampung yang terdapat di Bekasi.

“Awalnya saya kira ada apa kok rame banget ternyata pawai Kampung Bali. Saya sangat senang anak muda bikin acara kaya gini untuk membangun kampung ya.

Sebenarnya saya udah tau juga sih ada namanya Kampung Bali tapi saya sendiri belum pernah ke sana, karena ngeliat pawainya seru banget ya saya tertarik untuk ke Kampung Bali. Mungkin kalau ada waktu saya coba lihat-lihat ke sana,” tegas Wahyu.

BACA :  Polisi Gelar Patroli di Sepanjang Titik Rawan Kejahatan, Sasaran Bawa Sajam

Sebelumnya, Mahasiswa/i LSPR telah sukses menyelenggarakan kegiatan Car Free Day pada Minggu, 28 Mei 2023. Kegiatan ini sangat didukung oleh warga Kampung Bali Bekasi terdapat sebanyak 50 warga Kampung Bali Bekasi juga turun langsung ke jalan bersama dengan Mahasiswa/i untuk memeriahkan acara ini.

Bahkan, para remaja Kampung Bali Bekasi juga juga turut menampilkan Tari Kecak dengan mengelilingi mahasiswi di tengah lingkaran.

Selain itu, 10 orang mahasiswi LSPR juga menampilkan tarian flashmob dengan menggunakan pakaian adat Bali yang berhasil menarik perhatian masyarakat umum Kota Bekasi.

Setelah dua rangkaian acara sukses digelar, selanjutnya panitia pelaksana berharap ‘A Day in Kampung Bali Bekasi’ pada Sabtu, 17 Juni 2023 di Kampung Bali Bekasi dan akan menjadi acara pamungkas juga diharapkan mengulang sukses dan mendapat respon besar dari masyarakat khususnya warga Kota Bekasi.

Dimeriahkan Lima Komunitas

Agar meriah, acara ‘A Day in Kampung Bali Bekasi’ akhir pekan ini akan menghadirkan lima komunitas dari DKI Jakarta dan Bekasi, yaitu Komunitas Jejaring Craft, Komunitas Bekasi Ecoprint Club, Komunitas Abang Mpok Bekasi, Komunitas Rumah Pelangi, dan Komunitas Fotografi.

BACA :  PPDB Bermasalah, Ketua DPRD Bali: Jalur Zonasi Belum Optimal

Muhammad Harris Pratama menambahkan dengan mengundang kelima komunitas tersebut, pihaknya berharap dapat menyebarkan informasi lebih luas terkait ‘A Day in Kampung Bali Bekasi’ sehingga dapat membantu memperkenalkan kampung ini kepada masyarakat Jabodetabek, khususnya masyarakat yang ada di kota Bekasi.

Warga Kampung Bali Bekasi sendiri menyambut antusias kegiatan yang diinisiasi mahasiswa/i LSPR ini. Ketua RT 11, Kampung Bali Bekasi Puji Lestari mengaku senang dengan perhatian masyarakat luas atas keberadaan kampung yang ditinggalinya ini.

“Saya senang sekali dengan adanya program yang dibuat oleh anak-anak ini yang membantu kami untuk memperkenalkan budaya dan keindahan Kampung Bali Bekasi.

Dengan adanya kegiatan ini, harapan saya sih semoga Kampung Bali Bekasi bisa makin dikenal oleh lebih banyak orang ya,” kata Puji.

Program ini merupakan tugas akhir dari empat mata kuliah yang tengah ditempuh mahasiswa/i yang ada di semester enam, yaitu Public Relations Program and Evaluation, Community Development, Public Relations Communication Technique, dan Creative Production and Publicity.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk toleransi antara suku, ras, dan agama yang berada di Kampung Bali Bekasi.

Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular