JEMBRANA, balipuspanews.com– Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap nelayan yang hilang saat melaut di Perairan Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana masih belum membuahkan hasil.
Hingga kini, Kamis (6/8/2026) nelayan asal Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana belum ditemukan.
Operasi pencarian, penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur laut maupun pesisir pantai. Korban dilaporkan diduga terjatuh saat melaut pada Sabtu (1/8/2026) di Perairan Pantai Medewi.
Setelah menerima laporan, Tim SAR Gabungan segera bergerak melakukan pencarian dengan mengerahkan personel serta berbagai sarana dan prasarana pendukung, antara lain Rescue Car, Rescue Carrier Vehicle, Rubber Boat, drone thermal, Aqua Eye, peralatan SARair, dan perangkat komunikasi.
Pencarian di Perairan diawali dari Pengambengan hingga Perairan Perancak. Operasi melibatkan personel dari Sat Polairud Polres Jembrana, TNI AL, Pos SAR Basarnas Jembrana, dan Sat Brimob yang bekerja secara terpadu untuk memperluas area pencarian.
Tim gabungan mengerahkan satu unit Rubber Boat untuk melakukan patroli dan penyisiran di wilayah perairan Pengambengan hingga Perancak.
Sementara personel lainnya melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Pengambengan dan sekitarnya guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga ke garis pantai.
Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, menyampaikan bahwa sinergi seluruh unsur SAR terus diperkuat agar proses pencarian dapat berjalan secara maksimal.
“Seluruh personel yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan terus berupaya secara optimal melakukan pencarian melalui penyisiran laut maupun pesisir pantai. Kami berharap korban segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi keluarga. Operasi pencarian akan terus dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi, keselamatan personel, dan profesionalisme di lapangan,” ujarnya.
Dikatannya hingga berakhirnya kegiatan pada siang hari, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian.
Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan



