Jumat, Februari 23, 2024
BerandaNasionalJakartaBelum Ada Lem Perekat, Parpol Anggota KIB Masih Sibuk Mencari Kandidat Capres-Cawapres

Belum Ada Lem Perekat, Parpol Anggota KIB Masih Sibuk Mencari Kandidat Capres-Cawapres

JAKARTA, balipuspanews.com – Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) belum memiliki ‘lem perekat’ sehingga para parpol anggotanya Golkar, PAN dan PPP belum bisa satu suara untuk Capres-Cawapres.

“Jadi, saya melihat KIB sejauh ini tidak punya lem perekat koalisi, lem perekat koalisi itu adalah kandidasi, sementara sejauh ini KIB belum mendeklarasikan capres dan cawapres dari 3 parpol ini baik Golkar, PPP maupun PAN,” tegas Pangi Syarwi Chaniago di Jakarta, Senin (27/2/2023).

Karena itulah ‘bola liar’ capres-cawapres dari parpol anggota KIB mengarah ke banyak nama. Para Ketua Umum pun mengincar posisi tersebut, namun masih sebatas Cawapres.

“Sejauh ini belum ada capres-cawapres potensial dari kader KIB, positioning mereka baru cawapres. Tentu partai di koalisi KIB juga melihat potensi dan kans menang,” ucap Pangi yang juga CEO & Founder Voxpol Research and Consulting.

Menurut Pangi, Golkar akan tetap mengusung Ketua Umumnya Airlangga Hartarto sebagai Capres, karena pengalaman dia sebagai pejabat negara dan politikus. Bahkan, Ketum Airlangga kerap didorong sebagai Capres KIB.

BACA :  KPU Buleleng Siapkan Teknis PSU di Temukus dan Pedawa

“Namun dua partai PPP dqn PAN tentu sedang berupaya mengusung kader partai mereka,” imbuh Pangi.

Sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut nama pasangan Capres-Cawapres PAN adalah Ganjar Pranowo-Erick Thohir.

“Itu bagian dari strategi, mendukung yang kira-kira pasangan Capres Cawapres yang bakal menang,” tandas Pangi.

Zulhas menyodorkan nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Presiden Joko Widodo saat pidato pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilu 2024 dan Workshop di Kota Semarang, Jawa Tengah. Zulhas juga menyebut keduanya populer di PAN.

Peluang Airlangga

Sementara itu, Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai hal itu menjadi penguat bahwa Koalisi Indonesia Bersatu merupakan koalisi yang dibentuk untuk mengusung Ganjar Pranowo.

“Ya, kan kalau dari Rakornas PAN semakin jelas itu prediksinya bahwa memang KIB ini dibentuk untuk menyelamatkan Ganjar,” terang sosok yang akrab disapa Hensat itu.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu juga menyebut Ganjar sempat ditantang PAN untuk berani memutuskan maju dari partai berlambang matahari itu.

BACA :  TPPS Kabupaten Gianyar Evaluasi Program Pencegahan Stunting

“Dan kemarin Ganjar ditantang oleh PAN, berani gak nyapres dari PAN meski meninggalkan PDIP,” tegasnya.

Oleh sebab itu, menurut Hensat, Ganjar saat ini dalam kondisi punya kepercayaan diri sekaligus cemas.

“Percaya diri karena dicalonkan oleh PAN, tapi deg-degan kalau PDIP juga marah,” ungkapnya.

Jika Ganjar diprediksi mulus berada di KIB, maka lain halnya dengan Erick Thohir. Menteri BUMN itu dinilai akan berat untuk bersaing dalam perebutan posisi cawapres di KIB. Karena Erick akan menghadapi Airlangga Hartarto (AH) yang merupakan Ketua Umum Golkar.

“Ya susah, karena AH kan pemegang tiket. Jadi kalau berhadap-hadapan sama Erick Thohir itu agak berat. Kecuali ada tawaran-tawaran yang menggiurkan bagi Golkar,” pungkas Hensat.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular