JAKARTA, balipuspanews.com – Ketua DPR RI Puan Maharani kembali melakukan pertemuan bilateral dengan parlemen negara-negara sahabat di sela-sela acara Konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau forum Uni Parlemen negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Gedung DPR RI. Salah satu yang dibahas adalah soal potensi kerja sama perdagangan seperti industri halal.
Di hari ke-4 pelaksanaan Sidang PUIC ke-19 di mana DPR bertindak sebagai tuan rumah, Puan melakukan bilateral meeting dengan pimpinan parlemen tiga negara yaitu Iran, Pantai Gading dan Burkina Faso.
Pertemuan digelar di Ruang Delegasi DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025) siang. Bilateral meeting dengan masing-masing negara dilakukan terpisah.
Saat bilateral meeting dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Islam Iran, Mohammad Bagher, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bagi Indonesia, Iran merupakan salah satu mitra dagang yang menjadi pasar berbagai komoditas ekspor nasional.
“Sebagai negara dengan penduduk Muslim yang besar, kita juga harus menyadari keunggulan komparatif yang kita miliki untuk mengembangkan industri halal. Saya berharap agar kerja sama pengembangan industri halal oleh kedua negara dapat diperkuat agar mampu menguasai pasar global,” ungkap Puan.
Dalam semangat memperkuat kerja sama ilmiah dan teknologi, Puan menyambut baik proses finalisasi Nota Kesepahaman antara Indonesia dan Iran di bidang nanoteknologi dan bioteknologi, yang diarahkan untuk mendukung pengembangan ketahanan pangan.
“Di bidang teknologi kesehatan, Indonesia dan Iran telah menjalin kerja sama yang cukup erat. Selain itu, Indonesia dan Iran juga telah berkolaborasi dalam proyek percontohan alat telemedicine di sejumlah fasilitas kesehatan,” katanya.
Puan mengatakan, kerja sama pendidikan juga memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan kedua negara. Ia melihat peluang kerja sama pendidikan, seperti pertukaran delegasi akademisi dari kedua negara hingga program beasiswa bersama.
“Saya juga mendukung upaya untuk menjajaki penerbangan langsung dari Teheran ke Jakarta dan Bali,” tegas Puan.
Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan



