Ilustrasi Net.
sewa motor matic murah dibali

GIANYAR,Balipuspanews.com – Masyarakat Gianyar khususnya masyarakat di Banjar Banda, Desa Banda, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar digegerkan dengan cerita upaya penculikan dan pembekapan terhadap bocah berinisial GDMP (9). Namun setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman, ternyata cerita dari bocah sembilan tahun tersebut tidak benar alias mengada ada.

Kapolsek Blahbatuh Kompol Ketut Dwikora kepada Balipuspanews.com mengungkapkan bahwa pihaknya bersama beberapa jajaran intel dan kepolisian telah melakukan penyelidikan atas perihal tersebut, namun hasilnya tidak seperti apa yang diceritakan oleh bocah laki-laki tersebut.

“Kami sudah melakukan penyelidikan bersama jajaran, namun di lapangan kami temukan tidak ada seperti yang diceritakan anak itu. Mengada ada itu, tidak seperti itu ceritanya,” ujarnya, Minggu (15/9/2019).

Dilanjutkan oleh Kompol Dwikora bahwa hal yang sebenarnya yang terjadi adalah bocah tersebut ingin ditolong oleh pengedara sepeda motor tersebut, namun sesampainya di balai banjar Banda lalu terjadi penyerempetan dan anak tersebut jatuh.

“Yang seberannya terjadi adalah anak itu mau ditolong,” kata Dwikora.

Cerita penculikan anak di Blahbatuh dengan pembekapan juga diceritakan di media sosial Facebook, namun dikatakan oleh Kapolsek Blahbatuh bahwa cerita di Facebook tersebut terlalu dibesar-besarkan dan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

“Yang di Facebook terlalu dibesar besarin, itu tidak benar sama sekali,” ucapnya.(catur/bpn/tim).