BPJAMSOSTEK Gianyar Gaet Pekerja Informal Lewat Grebek Pasar di Klungkung

- Advertisement -
- Advertisement -

KLUNGKUNG, balipuspanews.com – BPJAMSOSTEK Cabang Bali Gianyar terus memperluas jangkauan perlindungan sosial ketenagakerjaan dengan menyasar pekerja informal melalui kegiatan “Grebek Pasar”. Terbaru, kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Galiran, Klungkung, bekerja sama dengan BPR Sari Jaya Sedana.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Bali Gianyar, Pandu Aria mengatakan Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud peran aktif BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar bersama PD Pasar Galiran Klungkung dalam menjaring kepesertaan baru di sektor pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).

“Kegiatan grebek pasar ini kami lakukan dengan tujuan agar para pedagang memahami tentang manfaat dan program BPJS Ketenagakerjaan serta mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan perlindungan selama menjalankan aktivitas berdagang,” ujar Pandu Aria.

Pandu menjelaskan bahwa pedagang atau pekerja informal minimal terdaftar dalam dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran Rp16.800 per bulan per orang. Jaminan Kecelakaan Kerja memberikan manfaat layanan yaitu biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit dan pengobatan sampai dengan sembuh tanpa batas biaya sesuai dengan indikasi medis.

BACA :  BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan JKN, Kepesertaan Capai 284,3 Juta

Selain itu, diberikan santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat, santunan kematian akibat kecelakaan kerja hingga 48 kali upah dan beasiswa untuk dua orang anak dari peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja. Sedangkan manfaat Jaminan Kematian berupa santunan sebesar Rp42 juta.

Pekerja informal juga bisa mengikuti 3 program yaitu JKK, JKM dan Jaminan Hari Tua (JHT) dengan iuran Rp36.800 per bulan per orang. JHT sebagai upaya supaya masyarakat pekerja informal memiliki kesiapan dana ketika memutuskan diri berhenti dari kegiatan ekonominya.

“Kami juga mengajak agen Perisai (penggerak jaminan sosial) Ketenagakerjaan untuk ikut serta memberikan edukasi dan membantu proses pendaftaran bagi pekerja informal,” imbuhnya.

Pejabat Eksekutif BPR Sari Jaya sekaligus koordinator kegiatan, Komang Kembar menjelaskan tujuan grebek pasar ini adalah untuk memperkenalkan produk dan layanan yang ada di BPR Sarijaya.

“kegiatan grebek pasar ini bertujuan untuk memperkenalkan produk dan layanan yang dimiliki oleh BPR Sari Jaya Sedana, khususnya produk tabungan, deposito maupun kredit yang digandeng dengan Jamsostek,” katanya.

BACA :  Karya Yadnya di Pura Dalem Sari, Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Acara ini di sambut antusias oleh pedagang dan pengunjung pasar. Ketut Upadana, Pelaksana Unit Kerja Literasi dan Inkluasi Keuangan, turut mengedukasi sejumlah pedagang mengenai pentingnya proteksi diri dalam bekerja.

Dalam kesempatan tersebut, BPJAMSOSTEK juga menyerahkan secara simbolis santunan sebesar Rp 70 juta kepada ahli waris almarhum I Putu Sumantra, sebagai bentuk nyata perlindungan bagi pekerja informal.

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular