DENPASAR, balipuspanews.com – Ketua DPD Nasdem Kota Denpasar, Dewa Nyoman Budiasa berpeluang “pulang kampung” menjadi calon wakil bupati Tabanan berpasangan dengan Calon bupati asal Partai Golkar, AA Panji Astika dalam Pilkada Tabanan 9 Desember 2020 mendatang.
Sinyal majunya Budiasa yang asal banjar Jadi, desa banjar Anyar, Kediri, Tabanan ini terlihat dalam pertemuan di Kubu Kopi Denpasar, Jumat (17/7/2020).
Budiasa menyebutkan, sebagai putra daerah dirinya merasa terpanggil untuk membawa perubahan di Tabanan dan ikut dalam pesta demokrasi.
Dirinya siap mendampingi tokoh Puri Anom Tabanan AA panji berada diposisi Cawabub kalau mendapat restu dari Partai Nasdem dan patai koalisi.
“Seperti diketahui kita sudah berkoalisi dengan Demokrat, Golkar dan Nasdem, semoga ada partai lain yang akan merapat lagi,” paparnya.
Dorongan ikut serta dalam Pilkada Tabanan ini bukan tanpa sebab. Budiasa mengaku ingin memberikan perubahan lebih pada masyarakat Tabanan yang notabene masyarakatnya adalah petani.
Dengan membenahi sektor pertanian, salah satunya dengan menjaga lahan pertanian Tabanan yang selama ini tergerus oleh pembangunan yang memakan lahan pertanian, sehingga pertanian semakin menyempit.
Upaya lain, dengan mensejahterakan para petani itu sendiri, dirinya mengaku langkah awal agar pertanian di Tabanan agar tetap sejahtera dan makin eksis, serta memadukan dengan memodernisasi pertanian.
Tata ruang Tabanan juga perlu diperbaiki melihat selama ini banyak masyarakat yang ingin bekerja ke luar
negeri dengan biaya mahal sehingga menjual lahan pertanian sebagai biaya.
“Nanti kita akan gerakkan generasi muda agar mau bertani, ini harus digalakkan dan perlu diperbaiki. Pasalnya banyak generasi muda kabur dari sektor pertanian, karena ia merasa bertani itu rugi,” paparnya.
Dirinya berharap kepada masyarakat Tabanan dan memohon doa restu serta dukungan, seluruh elemen masyarakat Tabanan diharapkan mendukung, demi gerakan perubahan bersama AA Panji Astika, menuju Tabanan lebih baik.
“Kami yakin mau lawan siapapun, menuju perubahan yang lebih baik, apapun hambatan dan siapa lawannya kami akan bertarung dan siap memenangkan,” harapnya penuh optimis, didampingi relawan Eka Budiyasa.
Memiliki latar belakang jiwa wirausaha dan aktif diberbagai organisasi merupakan bekal kuat dirinya sebagai pemimpin di bumi yang dijuluki lumbung beras ini.
Saat ini Budiasa memiliki pengalaman
menjadi Direktur di Klinik Utama Padma Bahtera Medika, Owner Istana Taman Jepun, Sekjen Pengurus Pusat Kesatuan Pelaut Indonesia.
Selain itu, dirinya kini masih menjabat pula di Kesatuan Pelaut Cabang Bali sebagai Ketua, Pendiri Yayasan Tedung Bhakti Baruna, Yayasan Jejaring Pengembangan Desa Wisata dan masih banyak organisasi yang ia pimpin sampai sekarang.
Hal senda disampaikan Ida Bagus Komang Astawa Merta yang juga sebagai Wakil ketua DPD Partai Demokrat provinsi Bali mengatakan dirinya tertarik dengan dua figur putra terbaik Tabanan ini yakni Ngurah Panji dan Dewa Budiasa.
Pihaknya optimis dua figur ini mampu memberi perubahan ke arah lebih baik.
“Selama dua dekade terakhir ini, masih banyak potensi yang perlu dikembangkan. Salah satunya potensi pertanian yang selama ini tidak digarap dengan maksimal,” pungkasnya.
PENULIS : Budiarta
EDITOR : Oka Suryawan



