BULELENG, balipuspanews.com – Turnamen sepakbola Buleleng Cup III resmi dimulai dengan diawali pertandingan antara club Teja Harum melawan Persega Gerokgak, Minggu (15/12/2024) di Stadion Mayor Metra Singaraja. Kompetisi yang diikuti 16 club itu pun dimanfaatkan oleh Askab PSSI Buleleng dalam menjaring atlet muda potensial usia 16 tahun. Sehingga setiap club wajib memainkan pemain muda dalam setiap pertandingan.
Sekretaris Daerah Buleleng yang juga Ketua Askab PSSI Buleleng, Gede Suyasa mengaku bersyukur turnamen dapat kembali digelar setelah tertunda beberapa kali. Sehingga di turnamen ini bisa menjadi peluang untuk menyiapkan atlet muda yang akan menjadi bagian dari tim bayangan Buleleng untuk Porprov Bali 2025. Untuk mendukung hal tersebut pihaknya mewajibkan seluruh club memasukkan pemain dengan usia maksimal 16 tahun.
“Kami berharap pemain-pemain potensial ini bisa menjadi tulang punggung tim inti untuk Porprov mendatang,” jelasnya.
Selain itu, Suyasa mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi fair play, baik oleh pemain maupun wasit, demi menjaga kualitas pertandingan.
Disisi lain Ketua Panitia Turnamen, Made Astika menjelaskan bahwa pertandingan berlangsung di dua lokasi. Klub yang tergabung dalam Grup A dan Grup C bermain di Stadion Mayor Metra Singaraja, sedangkan Grup B dan Grup D bertanding di Lapangan Sepak Bola Seririt.
“Kita bagi di dua lokasi dengan format setengah kompetisi. Kemudian sebagai bentuk apresiasi, masing-masing klub peserta menerima insentif sebesar Rp 1,5 juta,” sebutnya.
Adapun klub-klub yang berpartisipasi antara lain Adapun klub yang terlibat yakni Teja Harum Tejakula, Persega Gerokgak, Forkal Kalibukbuk, Putra Kubutambahan, Fortuna FC Sulanyah, Tunas Harapan Pengastulan, Putra Selayar Kampung Baru, PORS Seririt, Taruna 99 Celukan Bawang, Intan Jaya Celukan Bawang, Putra Devata Pakisan, Persebon Bondalem, Putra Fajar Patas, Padma Tukadmungga, Putra Harapan Kaliasem, dan Satria Muda Pengulon.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



