Buleleng Terus Intensifkan Elektronifikasi Transaksi Keuangan

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana bersama jajaran terus berupaya supaya bisa semakin mengintensifkan transaksi keuangan digital di Kabupaten Buleleng.

Langkah tersebut sebagai upaya untuk mempertahankan perolehan predikat terbaik sebagai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Terbaik Wilayah Jawa-Bali.

Lihadnyana menyatakan, bahwa hasil penilaian pusat bahwa Kabupaten Buleleng telah menerapkan TP2DD dengan sangat baik, hingga dianugerahi peringkat pertama untuk wilayah jawa bali harus dipertahankan.

Ke depannya, dirinya akan mengintegrasikan program TP2DD dengan upaya-upaya penanganan inflasi di Kabupaten Buleleng.

“Nanti pada HLM inflasi kita akan adakan launching TP2DD yang didalamnya ada elektronifikasi transaksi keuangan,” ungkapnya usai memimpin rapat koordinasi terkait TP2DD di Kabupaten Buleleng, Selasa (11/10/2022).

TP2DD yang membawa semangat elektronifikasi transaksi keuangan, menurut Lihadnyana menawarkan kepada masyarakat bahwa transaksi keuangan daerah telah dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Dengan mengintensifkan elektronifikasi transaksi keuangan, transaksi manual diharapkan tidak lagi menjadi pilihan. Karena, transaksi keuangan manual memiliki probabilitas kebocoran yang lebih tinggi.

BACA :  Pipa Induk Rusak Akibat Banjir Bandang, Petugas PDAM Klungkung Berupaya Pulihkan Distribusi Air

Buleleng sebagai wilayah yang menyandang predikat wilayah terbaik pertama TP2DD Jawa-Bali, inovasi-inovasi dan upaya pengembangan memang harus terus digelorakan.

Rapat bersama segenap pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkup Pemkab Buleleng dan Bank BPD Bali Cabang Singaraja dilakukan untuk juga mendorong SKPD penghasil pendapatan daerah untuk berinovasi dalam upaya percepatan perluasan digitalisasi daerah.

Beberapa rencana elektronifikasi transaksi keuangan yang akan dilakukan ke depan, menurut Lihadnyana adalah pada Daya Tarik Wisata (DTW) serta sistem parkir di Jalan Diponegoro, Kecamatan Buleleng.

“Misalnya seperti di Jalan diponegoro jangan sampai mengganggu wajah Kota Singaraja. Tetapi kita tertibkan di sana. Kita buatkan sistem parkir berbasis elektronik juga. Kami mohon dukungannya,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular