GIANYAR, balipuspanews.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan deteksi dini melalui tes urine terhadap sopir angkutan barang dan penumpang di wilayah Kabupaten Gianyar, Senin (18/5/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sektor transportasi sekaligus mendukung keselamatan berlalu lintas.
Pelaksanaan tes urine dimulai pukul 08.30 WITA dengan titik kumpul di SPBU Purnama, sebelah barat Bali United Training Center. Kegiatan ini menyasar sopir angkutan barang maupun penumpang yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, BNNK Gianyar berkolaborasi dengan Polres Gianyar, Kodim 1616/Gianyar, Kesbangpol Kabupaten Gianyar, Satpol PP Gianyar, Dinas Perhubungan Gianyar, serta Dinas Kesehatan Gianyar.
Sebanyak 60 sopir mengikuti pemeriksaan. Berdasarkan hasil tes urine, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNNK Gianyar, Sudirman, mengatakan kegiatan deteksi dini ini merupakan langkah preventif untuk menjaga sektor transportasi tetap aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Pengemudi angkutan barang maupun orang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, kami bersama instansi terkait melaksanakan tes urine sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini agar para sopir tetap dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba saat menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil negatif dari seluruh peserta menjadi indikator positif terhadap kesadaran para pengemudi dalam menjaga keselamatan saat bekerja.
“Kami mengapresiasi para sopir yang telah kooperatif mengikuti pemeriksaan. Harapannya, kesadaran seperti ini terus terjaga sehingga tercipta lingkungan transportasi yang aman, nyaman, dan bersih dari narkoba di Kabupaten Gianyar,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Gianyar, I Nyoman Agus Putra Ardiana, menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di sektor pelayanan publik.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan, tetapi juga bentuk edukasi dan pengawasan bersama agar para pengemudi semakin sadar akan bahaya narkoba. Keselamatan di jalan menjadi prioritas utama sehingga pengemudi harus benar-benar dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh zat terlarang,” jelasnya.
Menurutnya, pengawasan dan deteksi dini terhadap pengemudi angkutan umum maupun barang sangat penting, mengingat mereka memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Melalui kegiatan ini, para sopir diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama bekerja serta menjauhi penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Gianyar yang aman, tertib, produktif, dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan




