Cuaca Buruk, Kapal Gilimanuk Kandas, Satu Dilarikan ke Rumah Sakit

- Advertisement -
- Advertisement -

Gilimanuk, balipuspanews.com – Setelah sebelumnya truk bertumbangan di kapal akibat cuaca buruk, kini giliran KMP Karya Maritin III yang kandas akibat terseret arus dan dihempas angin kencang, Jumat (2/6).

“Saya mau ke Banyuwangi ke tempat keluarga. Tetapi karena kapal kandas sakit saya jadi kambuh,” kata I Ketut Suardiartha (53), satu penumpang mobil travel WWU harus dilarikan ke Puskesmas Gilimanuk, karena sakit tekanan darah tinggi yang diidapnya kambuh akibat kapal kandas.

Sementara itu kepala UPP Kelas III atau Suahbandar Gilimanuk, Made Astika ketika dikonfirmasi mengatakan KMP Karya Maritim III Kandas memang karena terseret arus dan dihempas angin kencang.

“Cuaca buruk memang masih terjadi dan membuat KMP Karya Marotim III Kandas. Kita berharap agar kapal itu cepat bisa lepas dari perairan dangkal,”ungkapnya.

Seperti diketahui  KMP yang sebelumnya saat masih menjadi kapal landing craft tank (LCT) bernama Royce tersebut berlayar dari Dermaga Landing Craft Macine (LCM) Gilimanuk sekitar pukul 14.00 menuju pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

BACA :  Bupati Badung Apresiasi Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026

KMP yang di nahkodai Kohirul Anam tersebut kemudian melakukan olah gerak untuk berbalik arah. Namun saat baru keluar sekitar 200 meter dari dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, KMP Karya Maritim III tidak mampu melawan derasnya arus dan angin kecang. Sehingga kapal tersebut hanyut kearah utara dan kandas di perairan dangkal sekitar 500 merter dari pelabuhan.

Usaha Nahkoda untuk melakukan olah gerak agar bisa keluar dari perairan dangkal tidak membuahkan hasil lantaran diduga kemudinya mengalami kerusakan. Sehingga KMP yang memuat dua truk sedang, 5 truk besar dan 3 travel tersebut tetap duduk diatas pasir peraian dangkal.

Lamanya kapal tersebut kandas pembuat penumpang menjadi resah. Mereka kemudian dievakausi oleh tim SAR ke pelabuhan Gilimanuk.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular