Rabu, Januari 7, 2026

Desain Bandara Internasional Bali Utara Diluncurkan, PT BIBU Terapkan Konsep Ini

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Desain Bandara Internasional Bali Utara secara resmi telah diluncurkan Rabu (24/9/2025) malam. Bekerjasama dengan perusahaan konsultan desain Alien Design Consultant (Alien DC), PT BIBU Panji Sakti mengusung dua konsep kepercayaan masyarakat Bali yakni Tri Hita Karana dan Konsep Bedawang Nala yang diaplikasikan dalam desain Bandara yang rencananya di bangun di pesisir Kawasan Pantai Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan.

CEO Alien DC, Hardyanthony Wiratama menjelaskan dua konsep yang diusung dalam desain Bandara secara garis besar dituangkan dalam tata ruang, arsitektur, dan lanskap bandara. Maka didapatkan sebuah hasil yang tidak hanya berkelas dunia dan modern akan tetapi sangat-sangat ramah lingkungan sekaligus ramah budaya.

Lalu konsep Bedawang Nala diaplikasi dalam fasilitas bandara seperti area inti, area transit, dan sebagainya. Areal transit ini juga menjadi areal outdoor yang mendukung kebudayaan. Pihaknya juga sudah mengatur Courtyard (ruang terbuka) di tengah bangunan yang berfungsi sebagai tempat kesenian, termasuk tari Kecak ketika sunset.

“Kami terjemahkan secara konkret dua konsep ini yang mana konsep Tri Hita Karana, secara umum harmoni antara manusia dengan tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam. Lalu konsep Bedawang Nala yang dalam desain kami aplikasikan dalam morfologi bentuk fasilitas-fasilitas airport ini,” jelas dia.

BACA :  Kunjungi Tiga SD di Banjarangkan, Bupati Klungkung Tekankan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Disisi lain, Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko secara umum menilai hasil rancangan desain menjadi pertanda jika bandara yang akan dibangun nantinya tidak hanya bandara baru. Akan tetapi semua akan menjadi tonggak baru tranformasi dari airport menjadi “artport” dengan konsep berbeda dan pertama di dunia.

“Kami ingin nantinya sejak mulai pertama orang landing sudah merasakan aura Balinya yakni dengan budayanya. Jadi disetiap pojok kita berupaya munculkan budaya Bali, seperti tabuh gamelan, melukis, hingga menari,” ucapnya.

Pihaknya juga mempertegas bahwa desain yang diluncurkan merupakan murni dan benar-benar hasil karya anak bangsa dan menjadi desain terbaik untuk bandara internasional Bali Utara. Kemudian terkait pemanfaatan laut sebagai lokasi, dirinya menampik jika akan ada reklamasi.

Sebab dengan tegas dijawab bahwa lokasi yang akan dijadikan bandara berdasarkan hasil penelitian adalah daratan yang setiap tahun mengalami abrasi 5-10 meter. Sehingga dari kajian itu pihaknya ingin mengembalikan daratan yang mengalami abrasi dengan konsep restorasi abrasi untuk pembangunan bandara.

BACA :  Sharing Iuran BPJS PBI Turun Drastis, Dewan Buleleng Bersuara Keras

“Tidak ada itu (reklamasi,red) yang ada kita melakukan restorasi abrasi. Ini kan setiap tahunnya kena abrasi jadi hasil penelitian dilokasi itu adalah daratan yang setiap tahun terkena abrasi 5-10 meter. Tapi pada intinya setelah desain diluncurkan kami ingin buktikan keseriusan kami merealisasikan Bandara Internasional Bali Utara dan harapan kami tentu ground breaking bisa segera dilakukan,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular