Wayan Masdana selaku Jubir Pansus III DPRD Buleleng.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com – DPRD Kabupaten Buleleng menyetujui dua Ranperda dalam rapat paripurna yang digelar Kamis (16/5). Dua Ranperda itu yakni, tentang Perubahan Perda Kabupaten Buleleng No. 20 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan dan Ranperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindakan Kekerasan menjadi Perda Kabupaten Buleleng.

Sementara itu, terhadap Ranperda Bank Buleleng (Perseroda) masih ditunda.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara memutuskan untuk dibahas lebih lanjut pada masa persidangan II Tahun 2019.

Persetujuan warkil rakyat untuk menetapkan dua ranperda menjadi Perda Kabupaten Buleleng, diputuskan setelah mendengarkan laporan Pansus I melalui juru bicara (jubir) sekaligus Katua Pansus I, Ni Kadek Turkini tentang hasil pembahasan Ranperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindakan Kekerasan dan laporan Pansus II terkait hasil pembahasan Perubahan Perda No. 20 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan melalui jubirnya, I Nyoman Gede Wandira Adi. Melalui jubirnya masing-masing, Pansus I dan II menyatakan pembahasan kedua Ranperda memenuhi syarat yuridis dan materiil

Nah, Ranperda tentang PT. BPR Bank Buleleng (Perseroda) akan dibahas lebih lanjut pada masa persidangan II tahun 2019. Keputusan tersebut dilakukan setelah wakil rakyat menyimak laporan hasil pembahasan Ranperda tentang PT. BPR Bank Buleleng (Perseroda) yang dismpaikan Pansus III melalui jubirnya, I Wayan Masdana.

”Mengingat pentingnya naskah akademik, Pansus III menyarankan agar pembahasannya dilanjutkan pada masa persidangan II Tahun 2019,” ujar Masdana.

Menyikapi keputusan dewan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Buleleng I Nyoman Sutjidra menyatakan Pemkab Buleleng mengapresiasi persetujuan dewan atas Ranperda tentang Perubahan Perda Kabupaten Buleleng No. 20 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan, dan Ranperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindakan Kekerasan untuk ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Buleleng.

Soal Ranperda Bank Buleleng, Pemkab Buleleng akan segera melengkapi Naskah Akademik untuk pembahasan Ranperda tentang PT BPR Bank Buleleng 45.

”Hal ini menunjukkan kerjasama serta saling dukung antara eksekutif dan legislatif yang dilandasi semangat membangun Buleleng,” singkatnya.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here