Diduga Terkena Serangan Jantung, Mayat Bule Australia Ditemukan Membusuk di Perumahan

- Advertisement -
- Advertisement -

MUMBUL, balipuspanews.com – Mayat bule Australia, SPJ ditemukan membusuk di salah satu Perumahan di Taman Mumbul, Nusa Dua, pada Senin (26/9/2022) sekira pukul 09.30 WITA. Diduga, pria kelahiran Australia 21 April 1966 ini meninggal diduga terkena serangan jantung.

Sumber menyebutkan, jasad SPJ pertama kali ditemukan oleh saksi cleaning servis Ni Wayan P yang tinggal di Jalan Penataran Sari Kampial Benoa. Saksi menjelaskan pada Kamis 22 September 2022 sedang bekerja di rumah. Saksi bertemu korban terakhir sekira pukul 11.30 WITA.

“Saksi berpamitan kepada korban yang menonton televisi, dan korban dalam keadaan sehat,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, pada Senin (26/9/2022).

Kemudian paska kejadian, Senin (26/9/2022) sekira pukul 07.45 WITA, saksi bersama Komang R bertugas membersihkan kolam. Mereka masuk pintu depan dalam kondisi tidak terkunci.

Saksi lalu memanggil nama korban dan mencium aroma bau busuk.

“Para saksi mencoba masuk ke pintu dan terkejut melihat korban dalam kondisi sudah meninggal,” beber Iptu Sukadi.

BACA :  dr. Lula Kamal Tinjau Layanan JKN di RSUD Klungkung, Pastikan Peserta Tak Alami Kendala

SPJ ditemukan dalam posisi tertelungkup kepala menghadap ke bawah. Kaki berada di sofa dan korban mengenakan baju hitam tanpa celana.

“Di kamar sudah tercium bau busuk. Nihil tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Korban SPJ diduga meninggal karena sakit. Hal ini terkait ditemukannya sejumlah obat obatan di kamarnya diantaranya bodrex, telfast 120, ibuprofent 200g, lameson Methylprednisolone, laxing dan Astrovastatin 50mg.

“Selain obat-obatan juga ditemukan 2 botol vodka iceland 700 ml,” ungkap Iptu Sukadi.

Dijelaskannya, korban diperkirakan meninggal pada Sabtu sesuai dengan informasi saksi yang sempat berpapasan dengan korban. Pada saat itu tercium aroma alkohol.

Peter Jon tinggal di perumahan tersebut sejak Januari 2022 dan tinggal sendirian.

“Korban diduga meninggal karena sakit jantung,” pungkasnya.

Selanjutnya sekitar pukul 11.35 WITA, jenazah korban dievakuasi ke RSUP Sanglah Prof Ngoerah, Denpasar.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular