Gianyar, balipuspanews.com – Banjir merobohkan bangunan permanen ukuran 10×5 meter dan tembok pekarangan sepanjang 12 meter di Banjar Tegalinggah Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar , Kamis ( 21/6) sekitar pukul 02.00 wita.
Tembok setinggi 5 meter serta bangunan bale pesanekan ( bale tempat penyimpanan dan membuat alat upakara ) ukuran 10×5 meter milik I Gusti Ngurah Ketut Adhi amblas akibat terjangan banjir.
Menurut keterangan saksi Kadek Udiasa bahwa sekitar pukul 02.00 wita mendengar suara gemuruh / seperti bangunan roboh lanjut mengecek kelokasi dan dilihat diareal tembok pekarangan bagian utara rumah milik Gusti Ngurah Ketut Adhi rebah.
Rebahan tembok menimpa bangunan tempat pembuatan sarana upakara, yang disebabkan oleh derasnya hujan yang mengguyur selama sehingga 2 hari.
Baca Juga: Pohon Tumbang dan Tanah Jebol Timpa Mobil hingga Ringsek
Banjir yang menggenang areal rumah kos-kosan I Made Sara als RAPEG yang berada di utara rumah korban, sehingga tembok pekarangan yang bagian utara tidak kuat menahan genangan air banjir yang tingginya mencapai 1,5 meter, kemudian tembok rebah menimpa bangunan dan genangan air masuk ke pekarangan milik korban Gusti Ngurah Ketut Adhi.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp 150 Juta. (art/bpn/art)



