Anggota Satual Lalu Lintas Polres Buleleng melakukan olah TKP laka lantas di kilometer 3.00, Lingkungan Penarungan Kelurahan Banyuning. (Photo Istimewa).
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) I Ketut Sumerasa (75) dan Ni Luh Sumiti. Pasutri asal dari Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng diseruduk truk dari arah belakang. Alhasil, keduanya tergencet dan meninggal dunia.

Kecelakaan maut secara beruntun terjadi di kilometer 3.00, tepatnya di Jalan Setiabudi, Lingkungan Penarungan Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Minggu (14/4) sekira pukul 10.00 pagi.

Laka lantas beruntun itu bermula dari kendaraan truk Hino DK 9551 UF yang dikemudikan Nyoman Suara (20) datang dari arah timur menuju ke barat.

Kala itu, truk Hino yang dikemudikan pria asal Banjar Dinas Kawanan, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan terpaksa berhenti lantaran ada iring-iringan upacara kematian. Tepat di belakang truk Hino terdapat dua sepeda motor. Masing masing dikendarai oleh I Ketut Sumerasa menunggangi sepeda motor Honda NF 125 DK4807 UO, membonceng istrinya Ni Luh Sumiti.

Tepat di belakang Sumerasa juga ada motor Honda Vario DK 2019 UAE yang dikendarai Komang Toni Selamat (38).

Tanpa diketahui, di belakang ketiga kendaraan itu meluncur Truk Toyota New Dyna DK 8412 UH yang dikendarai I Ketut Nuriyasa (25), mengangkut material 1.300 biji batako

Nahas, truk bermuatan batako yang dikemudikan Nuriyasa rupanya tak bisa menghentikan laju kendaraannya. Meskipun sang pengemudi sudah berusaha mengerem kendaraannya. Beban kendaraan yang terlalu berat mengakibatkan truk pengangkut batako tak bisa berhenti dan tetap melaju.

Tak pelak, laka lantas beruntun pun tak bisa terelakkan. Truk sarat muatan itu langsung menghantam dua sepeda motor dan truk Hino di depannya. Kerasnya benturan mengakibatkan Ketut Sumerasa dan Ni Luh Sumiti mengalami cidera pada bagian kepala. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit Kerta Usadha, Singaraja.

Beruntung, nasib baik masih berpihak pada pengemudi motor bernama Komang Toni Selamat. Ia selamat dari maut dan hanya mengalami sakit pada paha kanan, robek betis kanan, lecet ibu jari kaki kiri hingga akhirnya dirawat di RS Kertha Usadha.

“Kedua pengendara truk dalam kondisi selamat. Kasus laka lantas beruntun ini kami masih dalam tahap penyelidikan. Barang bukti truk dan kendaraan masih kami tahan di Mapolres Buleleng,” singkat Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Putu Diah Kurniawandari.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here