GIANYAR, balipuspanews.com -Senderan loloan Pantai Siyut, Tulikup, Gianyar ambrol akibat besarnya volume air loloan setelah hujan deras yang berlangsung Jumat (9/10/2020) hingga Sabtu (10/10/2020). Belum cukup sampai disitu. Palinggih yang ada dipinggir loloan juga ikut tergerus
Kepala Desa Tulikup, I Made Ardika, Minggu (11/10/2020), membenarkan bahwa senderan yang berada di perbatasan antara Pantai Siyut dengan Pantai Tegal Besar, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung itu ambrol.
Benar, posisi senderan yang ambruk tersebut berada di sebelah timur Pantai Siyut. Berbatasan juga dengan Pantai Tegal Besar,” ujarnya.
Made Ardika mengatakan, bahwa pelinggih yang juga dibangun oleh Desa Tulikup juga ikut ambruk.
“Ada satu palinggih yang dibangun oleh Desa di sekitar senderan itu juga ikut ambruk,” ujarnya.
Penyebab ambruknya senderan serta pelinggih tersebut dikatakan karena debit air di muara sungai atau loloan cukup besar.
“Karena hujan debit air cukup besar, senderan tersebut mungkin tidak cukup kuat menahan debit air yang cukup besar hingga ambruk,” katanya.
Pihaknya pun mengatakan akan segera melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kabupaten Gianyar.
“Mengingat hari ini hari Minggu, jadi kami akan laporkan besok hari Senin (12/10/2020) ke BPBD,” ucapnya.
Selain ambruknya senderan tersebut, dikatakan tidak ada lagi kerusakan yang terjadi di wilayah Pantai Siyut.
“Kalau di wewidangan (wilayah) kami hanya itu saja, tapi di sebelah timurnya yakni di Pantai Tegal Besar ada akses jalan yang jebol. Tapi itu bukan wewidangan kami,” tandasnya.
PENULIS : Ketut Catur
EDITOR : Oka Suryawan



