DNIKS Jadikan Semangat Idul Adha 2026 Pendorong Penguatan Kesejahteraan Sosial

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Perayaan Idul Adha 1447 H yang jatuh pada 27 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas dan kesejahteraan sosial di masyarakat. Daging kurban dari DNIKS disalurkan ke berbagai organisasi sosial yang membutuhkan dan menyasar kelompok rentan seperti keluarga prasejahtera, yatim piatu, dan lansia.

“DNIKS menyembelih 11 ekor Kambing dan 2 ekor Sapi,” kata Ketua umum DNIKS, A Effendy Choirie usai menyaksikan distribusi daging kurban di Kantor DNIKS, Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Selain A. Effendy Choirie, tampak hadir Sekjen DNIKS Sudarto, Ketua DNIKS Ali Nurdin, Sekretaris Dewan Pakar DNIKS Manimbang Kahariyadi, Wakil Ketua Dewan Pakar DNIKS dan lain-lainnya.

Ada sekitar 30 Orsos, termasuk Ormas. Adapun beberapa orsos yang hadir antara lain Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia), PORTURIN (Perhimpunan Olahraga Tunarungu Indonesia) PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia), FORKABI dan Komunitas Bajaj.

“Pembagian dan distribusi daging kurban diharapkan tepat sasaran. Sehingga semua masyarakat bisa ikut menikmati dan hal ini bisa mengurangi kesenjangan sosial,” imbuh A. Effendy Choirie yang akrab disapa Gus Choi.

BACA :  Mazda Hadir di BCA Expo Bali 2026, Tawarkan SUV hingga Mobil Listrik

Lebih jauh Gus Choi menjelaskan bahwa Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) bersama komunitas sosial saling bersinergi untuk memastikan daging kurban sampai ke penerima yang benar -benar membutuhkan.

“Pendekatan ini meminimalkan tumpang tindih dan meningkatkan efisiensi distribusi,” ujarnya lagi.

Selain aspek sosial, kegiatan Idul Adha 1447 H turut menggerakkan ekonomi lokal.

“Peternak kecil diyakini ikut menikmati siklus kegiatan hari raya ini, karena didorong beli kurban dari peternak lokal,” terang Gus Choi.

Menyinggung soal HUT ke 49 DNIKS, Gus Choi menjelaskan pihaknya akan membuat sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari Pelatihan TIK untuk Prasejahtera dan Disabilitas, lalu Bakti Sosial, Lomba Catur, Lomba Domino, lomba karya Tulis Ilmiah hingga Puncaknya Perayaan HUT DNIKS di Kemensos.

“Semua kegiatan itu diharapkan bisa menumbuhkan semangat Kesejahteraan Sosial,” tuturnya lagi.

Sementara itu Sekjen DNIKS Sudarto mengatakan bahwa sebagai pegiat sosial menekankan bahwa esensi kurban bukan hanya ritual penyembelihan, tetapi juga pengorbanan untuk keadilan sosial.

“Idul Adha mengingatkan kita bahwa kesejahteraan tidak bisa dinikmati segelintir orang. Semangat berbagi harus berlanjut menjadi program pemberdayaan setelah hari raya,” ujarnya.

BACA :  NMAX Tabrak Dump Truck Parkir, Dua Warga Tulamben Dilarikan ke RSUD Karangasem

Menurut Sudarto, DNIKS percaya kesejahteraan sosial tidak bisa hanya diselesaikan dengan bantuan sesaat.

“Idul Adha harus menjadi titik awal kolaborasi berkelanjutan antara masyarakat sipil, pemerintah, dan dunia usaha,” tegas Sudarto.

Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular