Donald Trump Meminta Bantuan Elon Musk untuk Membawa Astronot Kembali ke Bumi

2 Astronot Terjebak di Stasiun ISS sejak Juni tahun lalu.

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Dunia, Amerika – CEO SpaceX, Elon Musk, mengumumkan pada hari Selasa bahwa perusahaannya akan mengevakuasi dua astronot NASA, Butch Wilmore dan Suni Williams, yang telah terjebak di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sejak Juni. Musk mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump secara pribadi meminta bantuan SpaceX untuk membawa para astronot tersebut kembali ke Bumi.

“Presiden @POTUS telah meminta @SpaceX untuk membawa pulang 2 astronot yang terjebak di @SpaceStation sesegera mungkin. Kami akan melakukannya,” tulis Musk di platform media sosialnya, X.

Musk juga mengkritik administrasi Biden, menyebut mereka gagal bertindak cepat: “Sangat buruk bahwa pemerintahan Biden membiarkan mereka berada di sana begitu lama.”

Wilmore dan Williams awalnya diluncurkan ke ISS menggunakan kapsul Starliner milik Boeing untuk misi yang seharusnya hanya sementara. Namun, serangkaian kerusakan teknis, termasuk kebocoran helium dan kerusakan pendorong, memaksa NASA untuk menyatakan bahwa Starliner tidak aman untuk membawa kru kembali. Kapsul tersebut akhirnya dikirim kembali ke Bumi tanpa penumpang tahun lalu.

BACA :  Gubernur Bali Apresiasi Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Perubahan APBD 2026

“Saya baru saja meminta Elon Musk dan @SpaceX untuk ‘menjemput’ dua astronot pemberani yang hampir ditinggalkan begitu saja di ruang angkasa oleh Pemerintahan Biden,” tulis Trump di Truth Social. “Mereka telah menunggu berbulan-bulan di @SpaceStation. Elon akan segera dalam perjalanan. Semoga semuanya aman. Semoga sukses Elon!!!”

Rencana Misi Penyelamatan

Rencana untuk membawa para astronot pulang menggunakan kapsul SpaceX sebenarnya sudah disusun di bawah pemerintahan Biden, dengan target awal kembali pada Februari 2025. Namun, komplikasi teknis menyebabkan misi tertunda hingga Maret atau awal April.

Sebelum para astronot bisa kembali, SpaceX harus terlebih dahulu mengirim kru pengganti ke ISS untuk memastikan transisi yang lancar, sebuah prosedur standar NASA untuk menjaga kelancaran operasi di stasiun. Misi pengganti ini baru-baru ini ditunda untuk memberi SpaceX kesempatan melakukan pemeliharaan dan memperbaiki masalah teknis.

Meski ada penundaan, Musk berjanji akan mempercepat kepulangan para astronot dengan aman.

“Kami akan melakukannya sesegera mungkin,” kata Musk pada hari Selasa.

BACA :  Validasi 1459 Pemilih TMS, KPU Badung Temukan 44 Pemilih MD Masih Tercatat sebagai Anggota Parpol
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular