Senin, Juni 24, 2024
BerandaNewsDorong Masyarakat Pilah Sampah, BRI Peduli Fasilitasi TPS3R Sadu Kencana

Dorong Masyarakat Pilah Sampah, BRI Peduli Fasilitasi TPS3R Sadu Kencana

TABANAN, balipuspanews.com– Masalah sampah masih menjadi momok di masyarakat yang tiada habisnya. Permasalahan sampah sudah menjadi persoalan serius baik di kota maupun di desa. Persoalan sampah hanya dapat diperangi dengan sinergitas bersama, antara pemerintah, swasta, dan didorong kesadaran tinggi masyarakat untuk pemilahan sampah.

Lantaran melalui kesadaran bersama berlandaskan semangat gotong-royong demi mewujudkan lingkungan yang sehat, hijau, bersih, indah, dan nyaman, sampah ini dapat dikendalikan melalui kesadaran kolektif melalui langkah kecil demi kenyamanan dengan menerapkan sistem pilah sampah, bukan lagi sistem angkut buang.

Salah satu desa yang terletak di Kabupaten yang berjuluk Lumbung Beras, memiliki program jitu dalam pengelolaan sampah di desanya. Melalui program TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah – Reduce Reuse Recycle) yang dibangun sejak 2016 silam.

Desa Dauh Peken menamakan TPS3R Sadu Kencana yang melayani ratusan KK warganya. Merupakan tempat pengelolaan sampah yang dikonsepkan untuk Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang) sampah yang dihasilkan oleh masyarakat di Desa Dauh Peken.

Konsep utama dari pengolahan sampah di TPS3R Sadu Kencana adalah untuk mengurangi dan atau memperbaiki karakteristik sampah yang akan diolah secara lebih lanjut di tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah.

Kepada awak media, Rabu (31/5/2023), Perbekel Dauh Peken I Komang Sana Yasa bercerita, mengatakan program pengelolaan sampah telah dicanangkan pada tahun 2012 oleh perbekel sebelumnya. Kemudian, sejak Komang Sana Yasa dilantik menjadi kades baru, Ia pun melanjutkan salah satu visi-misi mantan perbekel, yakni menciptakan desa hijau bersih sehat, dengan mengendalikan sampah.

BACA :  Karya Melaspas dan Ngenteg Linggih Digelar di Pura Majapahit

Melanjutkan program positif tersebut,
seiring berjalannya waktu, dirinya pun berhasil menambah bank sampah di Desa Dauh Peken. Awalnya hanya ada 1 bank sampah, kini sudah tersedia 6 bank sampah.

“Saya melanjutkan membangun 5 bank sampah yang ada di desa. Awalnya 2012 hanya 1 bank sampah, sehingga genaplah rumah bank sampah yang ada di Dauh Peken,” ujarnya.

Kemudian, di tengah upaya meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih baik, pada tahun 2015, pihak desa mengajukan ke Dinas PUPR di wilayah Bali untuk mendirikan TPS3R. Dalam pengembangannya, TPS3R Sadu Kencana memiliki beberapa kegiatan pengolahan sampah.

Diantaranya, masih kata Sana, program mengolah sampah organik (sisa canang dan sampah daun) menjadi pupuk organik, memanfaatkan sampah buah, sayur, dan sisa makanan dari masyarakat untuk ternak maggot, menjadi bank sampah induk bagi banjar-banjar, sekolah, dan kelompok masyarakat yang ada di Dauh Peken.

Selain ulata tersebut, pihaknya juga memberikan edukasi ke sekolah-sekolah tentang pentingnya 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle red) demi kelestarian alam, dan juga menjalin rekanan dengan sekolah dan instansi yang ada di lingkungan Dauh Peken sebagai anggota TPS3R Sadu Kencana agar lebih banyak lagi yang sadar memilah sampah dengan baik dan benar.

BACA :  Sambut HUT Kota Amlapura, Pemkab Karangasem Gelar Pameran UMKM di Lapangan Taman Budaya Candra Buana

Kendati demikian, dalam melaksanakan program-program tersebut, kata Sana, pengelola TPS3R Sadu Kencana menghadapi beberapa kendala, antara lain kendala kurangnya kendaraan pengangkutan sampah, bangunan TPS3R yang sudah mulai kurang layak dan fasilitas pendukung lainnya seperti bank komposter dan kantong pemilahan untuk pelanggan.

Bantuan CSR BRI Peduli
Pucuk dicinta ulam pun tiba, BRI lewat program BRI Peduli menunjukkan kepeduliannya terhadap usaha TPS3R Sadu Kencana menjaga lingkungan, dengan memberikan bantuan berupa kendaraan operasional pengangkutan sampah, renovasi bangunan kantor, pengadaan bak komposter, dan kantong pemilahan sampah.

Dalam perkembangannya, TPS3R Sadu Kencana mulai memaksimalkan sistem pengelolaan, mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan mulai dari rumah dan lingkungan sekitar.

“Dengan adanya bantuan BRI yang mendampingi Desa Dauh Peken, pola penjemputan sampah ke rumah-rumah warga menjadi terarah. Hal ini dapat dilihat dari antusias masyarakat Dauh Peken untuk ikut menjadi pelanggan TPS3R dengan pola pemilahan. Sampai saat ini ada penambahan data pelanggan sebanyak 200 yang mulai sadar untuk memilah,” imbuhnya.

Bantuan BRI bisa mewujudkan langkah nyata menyelamatkan lingkungan, dengan tantangan yang cukup besar yaitu tingkat kesadaran masyarakat yang sangat rendah akibat sistem angkut buang yang selama ini diterapkan.

BACA :  Peringati Bulan Bung Karno VI Provinsi Bali, Pemkab Gianyar gelar Lomba Pidato

Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua TPS3R Sadu Kencana, Ni Putu Suarlin, mengatakan TPS yang dikelolanya sempat mendapatkan bantuan dari Pemerintah pada tahun 2015. Namun seiring berjalannya waktu, pengelola TPS masih menemui beberapa kendala.

Salah satunya dari sisi tingkat kesadaran masyarakat yang masih minim dalam hal memilah dan mengolah sampah dari sumbernya. Menurut Alin, jika pola pengelolaan sampah “angkut buang” saja, maka TPA yang sudah penuh dengan sampah akan semakin bertambah. Sangat penting untuk memilah sampah sebelum dibuang ke TPA. Gunanya, agar tidak terjadi penimbunan sampah.

“Kami dan tim mulai mencoba pelan-pelan memberikan pemahaman bahwa kita itu menyelamatkan sampah plastik bukan untuk mendapatkan, tapi untuk menyelamatkan bumi kita lebih lestari,” ujarnya.

Terkait dengan program pengelolaan sampah BRI Peduli tersebut, Regional CEO BRI Denpasar, Recky Plangiten berharap bantuan dari BRI dapat berdampak positif bagi produktivitas TPS 3R dalam menyelesaikan permasalahan sampah di Desa Dauh Peken, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah dari rumah tangga.

Selain itu, pengelolaan sampah secara mandiri juga sebagai upaya menyelamatkan bumi dari bahaya sampah.

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular