DPRD Bangli Targetkan Tiga Ranperda Ketok Palu Sebelum Pilkada

Ketua DPRD Bangli I Wayan Diar
Ketua DPRD Bangli I Wayan Diar

BANGLI, balipuspanews.com – DPRD Bangli menargetkan tiga Ranperda bisa rampung sebelum pelaksanaan Pilkada Bangli yang dihelat 9 Desember mendatang. Atas kondisi tersebut ketua DPRD Bangli I Wayan Diar meminta setiap komisi di legislatif Bangli memaksimalkan waktu yang ada. Hal itu dikatakan Diar kepada awak media, Minggu (9/8/2020).

Politikus moncong putih asal Kintamani itu menyebutkan, pihaknya telah sepakat dengan Banmus untuk membahas tiga Ranperda dari 14 Ranperda yang masuk di Program Pembentukan Perda (Promperda).

Raperda tersebut ditangani masing-masing komisi yang membidangi, untuk Ranperda tentang Penetapan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ditangani komisi I, Ranperda Pencabutan atas Perda No 10 Tahun 2011 tentang retribusi pelayanan persampahan/kebersihan bakal ditangani Komisi II dan Ranperda tentang pencabutan Perda No 29 tahun 2011 tentang retribusi ijin gangguan ditangani Komisii III.

“Kalau tidak ada wabah covid -19 mungkin semua Ranperda sudah dibahas semua. Akhir masa persidangan nanti semoga Ranperda tuntas dibahas,” kata Diar.

Pria yang juga sekretaris DPC PDIP Bangli ini menegaskan, selain membahas tiga Ranperda tersebut ada sejumlah agenda yang akan menunggu, salah satunya adalah membahas APBD Perubahan tahun 2020.

Kemudian membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Induk tahun 2021. Mengingat draf KUA, PPAS tersebut telah disetor ke meja DPRD Bangli.

“Waktu yang ada harus diefektifkan. Dengan demikian tiga Ranperda itu bisa ketok palu,” ujar Diar.

Disinggung terkait Ranperda Imbal Jasa Lingkungan yang akan dirancang oleh eksekutif Diar menjawab diplomatis. Jika itu merupakan amanah undang-undang tentu pihaknya mendorong untuk dilakukan. Namun pihaknya mengaku pesimis kalau Ranperda ini bisa disusun dengan cepat, mengingat hal ini harus berhubungan pihak Pemprov Bali.

“Saya mendorong lahirnya regulasi itu, apalagi dalam kaitannya untuk meningkatkan PAD Bangli. Cuma limit waktunya memang sangat singkat, jadi eksekutif tentu harus berpacu dengan waktu yang ada, apalagi kita akan menyelenggarakan Pilkada nanti,” pungkasnya.

PENULIS/EDITOR : Oka Suryawan