Ilustrasi covid-19
Ilustrasi covid-19

BANGLI, balipuspanews.com – Enam orang pegawai Dinas Pekerja Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPerkim) Pemkab Bangli, menjalani rapid test di Kantor Dinas setempat, Rabu (1/7/2020).

Kegiatan tersebut dilangsungkan setelah satu orang ASN dari Dinas PUPRPerkim yang terkonfirmasi positif Covid-19 Selasa (30/6/2020).

Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Bangli Wayan Dirgayusa menyebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli.

Lantas bagaimana hasil dari rapid test tersebut?

Dirgayusa yang juga Kadis Infokom dan Persandian Pemkab ini mengatakan, keenam awak Dinas PUPRPerkim Pemkab Bangli dinyatakan non reaktif.

Kendatipun demikian, Dirgayusa menegaskan, sesuai SOP yang bersangkutan tetap harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Dan di hari kesepuluh, akan dilaksanakan rapid test kembali.

“Sementara untuk konsumsi akan dibantu oleh Pemerintah Daerah,” ujar mantan Camat Kintamani ini.

Diketahui seorang ASN Dinas PUPRPerkim yang terkonfirmasi positif corona juga berprofesi sebagai pedagang yang sering mengambil barang dagangan di Pasar Kidul Bangli.

Namun, sejauh ini Dirgayusa mengatakan, baru dilakukan tracking kontak dilingkungan tempat tinggalnya yaitu di Banjar Kayubihi dan di tempatnya bekerja.

“Untuk di pasar nanti akan dilaksanakan tracking kontak. Namun, untuk saat ini masih menunggu jadwal, dan arah kesana memang sudah dipersiapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli,” jelasnya.

Dirgayusa juga menyampaikan, untuk perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bangli per Rabu, (1/7/2020) tercatat ada penambahan kasus sembuh sebanyak 6 orang.

Sehingga total kasus sembuh berjumlah 120 orang. Sedangkan kasus positif berjumlah 149 orang, dan 29 orang dinyatakan masih menjalani perawatan.

PENULIS : Komang Rizki

EDITOR : Oka Suryawan

Facebook Comments