Everton Depak Sean Dyche: Era Baru Dimulai di Bawah Kepemilikan Friedkin Group

- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Bola, Liga Premier Inggris – Everton resmi memecat manajer Sean Dyche pada Kamis, hanya beberapa jam sebelum laga putaran ketiga Piala FA melawan Peterborough. Keputusan ini menyusul spekulasi yang kian intens bahwa pemilik baru klub, Friedkin Group dari Amerika Serikat, telah merencanakan pergantian manajer sejak menyelesaikan akuisisi senilai 400 juta pound bulan lalu.

Dalam pernyataan resminya, Everton mengonfirmasi bahwa Dyche “dibebastugaskan dari jabatannya dengan segera,” dan proses pencarian manajer baru sedang berlangsung. Langkah ini diambil setelah dua tahun masa jabatan Dyche yang penuh tantangan.

Hasil Buruk dan Ancaman Degradasi

The Toffees kembali terjebak dalam perjuangan menghindari degradasi setelah hanya meraih satu kemenangan dalam 11 laga terakhir. Kemenangan tersebut diraih melawan Wolves, sesama kandidat degradasi, pada Desember lalu. Dengan hanya tiga kemenangan dari 19 laga Liga Primer musim ini, Everton kini berada di posisi ke-16, hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

Untuk sementara, pelatih Everton U-18 Leighton Baines dan kapten tim Seamus Coleman akan memimpin tim menghadapi Peterborough.

BACA :  Perlu Basis DTSEN Representatif dan Afirmasi di Daerah 3T

Kandidat Pengganti Dyche

Sejumlah nama besar langsung dikaitkan dengan posisi manajer Everton. Jose Mourinho, yang memiliki hubungan profesional dengan Friedkin Group selama melatih AS Roma, masuk dalam daftar kandidat utama. Namun, pengalaman pahit Mourinho yang baru-baru ini dipecat oleh klub Italia bisa menjadi kendala.

Nama-nama lain seperti David Moyes, mantan pelatih Everton yang sukses di periode 2002–2013, manajer Inggris Gareth Southgate, pelatih Brentford Thomas Frank, hingga Andoni Iraola dari Bournemouth turut disebut sebagai kandidat potensial.

Kritik Gaya Bermain Dyche

Kritikan terhadap gaya bermain Dyche menjadi salah satu faktor pemecatannya. Taktik bola panjang yang cenderung defensif dinilai tidak mampu menghadirkan hiburan bagi para pendukung. Everton hanya mencetak 15 gol musim ini, menjadi tim dengan jumlah gol terburuk kedua di Liga Primer.

Ketidakmampuan Everton menciptakan peluang semakin mencolok dalam dua kekalahan terakhir, yakni tanpa satu pun tembakan tepat sasaran melawan Bournemouth dan hanya dua tembakan saat melawan Nottingham Forest.

Era Baru Everton di Bramley-Moore Dock

BACA :  Purbaya Dicopot dari Menteri Keuangan, Digantikan Suahasil Nazara

Keputusan memecat Dyche datang di momen krusial, mengingat musim depan Everton akan pindah ke stadion baru di Bramley-Moore Dock. Setelah 132 tahun di Goodison Park, Friedkin Group diharapkan mampu menghadirkan manajer karismatik yang dapat memimpin klub menuju era baru dengan optimisme tinggi.

Dyche menjadi manajer keenam di Liga Primer yang kehilangan pekerjaannya musim ini. Everton, yang telah bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris sejak 1954, kini memulai pencarian untuk manajer kelima mereka dalam empat tahun terakhir.

 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular