BANGLI, balipuspanews.com – Cara terbilang cukup ekstrem yakni berlari dengan jarak 80 Kilometer dilakukan seorang pegawai PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali bernama Ngurah Puja Mantrawan. Aksi tersebut tentu bukan untuk uji kekuatan fisik atau lainnya, namun aksi ini membawa kata dia bertujuan menggalang dana beasiswa untuk pelajar berprestasi di Bali khususnya yang terkendala ekonomi agar dapat melanjutkan pendidikan.
Mengambil start dari Kawasan Wisata Batur Geopark tantangan ekstrem lari tersebut berlangsung pada 6-7 Desember 2025 dan berakhir di Pulau Serangan. Pria yang juga tergabung di Komunitas Gianyar Runners ini menjelaskan alasannya melakukan aksi nyata tersebut sebagai momen istimewa dimana Ia genap 10 tahun mengabdi di PLN sekaligus bertepatan juga dengan hari jadi ke-80 PLN.
“Sepuluh tahun bukan waktu sebentar. Saya ingin mempersembahkan sesuatu yang lebih bermakna dari sekadar perayaan formal. Ini kesempatan untuk memberi dampak nyata,” jelasnya ditemui Minggu (7/12/2025).
Ngurah menegaskan sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di PLN, dirinya menjadi saksi langsung jika perusahaan milik negara itu tidak hanya berperan penyedia listrik, tetapi aktif mendukung masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Melalui kegiatan ini, saya ingin mewakili PLN untuk mendukung adik-adik yang berprestasi namun terkendala biaya,” jelasnya.
Kemudian baginya, lari bukan sekadar olahraga, tetapi ruang refleksi sekaligus sarana berbagi. Sebab menurutnya setiap langkah memiliki simbol harapan agar bisa membantu, menginspirasi, sekaligus bisa menjembatani orang-orang yang sedang membutuhkan.
Untuk itu, dirinya mengajak komunitas lari, instansi, dan publik untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana yang masih berlanjut hingga tanggal 16 Desember 2025 mendatang melalui tautan https://kitabisa.com/nr13ajik. Nantinya hasil penggalangan dana yang terkumpul akan diberikan langsung kepada siswa kurang mampu berprestasi.
“Ketika kita berbagi, kita sedang menanam harapan. Sama seperti PLN yang memberi terang, saya berharap aksi kecil ini bisa menjadi cahaya bagi masa depan generasi Bali,” katanya.
Dengan semangat inklusif, Ngurah ingin menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari satu langkah.
“Karena benar adanya, Lewat Lari Kita Berbagi, Setiap Langkah Kaki Sangat Berarti,” tandasnya.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



