- Advertisement -
Gianyar, balipuspanews.com – Persiapan Kabupaten Gianyar dalam menyambut Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 Tahun 2017 makin intensif. Dari uji coba pawai hingga latihan gong kebyar sudah dilaksanakan sebelumnya pada HUT 246 Kota Gianyar bulan April lalu. Kini tinggal mematangkan lewat latihan secara rutin.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Wijana ketika ditemui di ruangannya.
Gusti Ngurah Wijana mengatakan, saat ini para seniman yang mewakili Gianyar dalam PKB ke-39 bulan Juni mendatang terus mengadakan latihan secara intensif. “Pada PKB kali ini, Kabupaten Gianyar akan berpartisipasi dalam pawai, berbagai lomba, parade seni dan aneka pementasan seni”, ujar Wijana.
Ditambahkan, Kabupaten Gianyar akan mengikuti Lomba Gender diwakili oleh Anak-anak dari Sanggar Ceraken, Batuyang, Batu bulan Kangin, Sukawati, Gianyar. Lomba Taman Penasar diwakili oleh Br. Patolan Pering, Blahbatuh, Gianyar. Lomba lagu POP Anak-anak diwakili Sanggar Gita Lestari Bali Hati, Keramas, Blahbatuh, Gianyar, Lomba Melukis diwakili SD N IV Pengosekan Ubud, SMP 1 Sukawati , SMK Negeri 1 Sukawati. Lomba Kerajinan diwakili oleh Disperindang Kabupaten Gianyar, Lomba Film Dokumenter diwakili oleh SMK Negeri 1 Mas Ubud, dan lomba Nyastra diwakili oleh Kepala Bidang Dokumentasi Kebudayaan. Sedangkan Lomba Karya Tulis, Fotografi dari masyarakat umum.
Untuk Parade yang akan di bawakan pada PKB ke-39 bulan Juni mendatang diantaranya, Gong Kebyar Dewasa diwakili oleh Sanggar Manik Suari Br. Buda Ireng, Batuyang, Batubulan. Gong Kebyar Anak-anak diwakili oleh Sekaa Gong Anak-anak Semara Madu Br. Kebon Desa Singapadu, Gong Kebyar Wanita diwakili oleh Sekaa Wanita Pandawa Br. Tarukan Mas Ubud, Parade Ngelawang diwakili Sanggar Anggra Wangsa Br. Benawah, Petak, Gianyar, Parade Arja dengan Lakon Bersumber pada sastra Bali Moderen yang diwakili oleh Sanggar Suara Kanti Br. Abasan Singapadu Tengah Sukawati, Parade Drama Gong dengan Lakon Cerita Rakayat Bali diwakili oleh Sekaa Gong Kuta Citta Budaya Br. Uma Kuta, Pejeng Kangin, Tampaksiring, Wayang Kulit Parwa yang diwalili oleh Sanggar Gita Mahardika Br. Babakan Sukawati, Joged Bumbung diwakili oleh Br. Bayad, parade Topeng Prembon diwakili Sanggar Yoga Suara, tegallalang, Topeng Bondres Inovasi diwakili Sanggar Jaba Jero, Kelurahan Bitera, Gianyar.
Untuk seni pementasan terkait dengan pengembangan dan pelestarian seni, Kabupaten Gianyar akan menampilkan Kesenian Rekontruksi diwakili Sanggar Cupu Kembang Dewata Br. Pujung Kaja, Sebatu, Tegallalang, Kesenian Khas Kabupaten/Kota diwakili Sekaa Ende ST. Pandawa, Br. Tarukan Mas, Ubud. Kesenian Baru diwakili Sanggar Puri Taman Musik, Saba, Blahbatuh.
Pada kesempatan itu, Kadisbud Kabupaten Gianyar, Gusti Ngurah Wijana menjelaskan, pada pawai pembukaan PKB ke-39 Tahun 2017, Kabupaten Gianyar akan memakai Tema “Melestarikan Air Sumber Kehidupan” yang diwakili oleh Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang. “Tema tersebut diambil sesuai dengan Tema PKB tahun ini yaitu Ulun Danu”, pungkasnya.
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News



