Gudang Cengkih di Silangjana Ludes Diamuk Si Jago Merah

- Advertisement -
- Advertisement -

Singaraja, balipuspanews.com – Si jago merah mengamuk hingga meludeskan kamar suci yang dijadikan gudang penyimpanan
cengkih dan vanili pada hari Kamis (11/5) dinihari kemarin, sekitar pukul 01.00 wita.

Usut punya usut, diduga bangunan gudang milik Made Budiarta (43), warga Banjar
Dinas Dangin Margi, Desa Silangjana Kecamatan Sukasada itu ludes terbakar dipicu oleh dupa besar yang sebelumnya dibakar di tengah kamar suci.

Menurut laporan pihak Kepolisian kejadian berawal saat Luh Sukanantari istri dari Made Budiarta bersembahyang dikamar suci menggunakan dupa besar di tengah kamar suci berukuran 7 x 5 meter.

Selesai melakukan persembahyangan, Luh Sunantari lalu menutup pintu kamar suci, dan langsung tidur di kamar yang tepat
bersebelahan dengan kamar suci tersebut.

Kemudian, sekitar pada pukul 01.00 wita, Luh Sukanantari kembali terbangun lantaran mendengar suara lolongan anjing.

Penasaran, ia pun bergegas membuka jendela kamarnya. Setelah jendela terbuka, ternyata bukan anjing yang dilihatnya. Namun, ia pun kaget bukan kepalang lantaran melihat api sudah mulai membesar berasal dari kamar suci yang berada bersebelahan dengan kamar tidurnya.

BACA :  Pasar Mentigi Nusa Penida Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung pada 2027

Melihat api yang terlihat sudah membesar dan membakar gudangnya, Luh Sunantari spontan berteriak meminta bantuan.

Suara teriakan yang memecah keheningan malam itu, rupanya didengar oleh ratusan warga di Banjar Dinas Dangin Margi, Desa Silangjana.

Ratusan warga yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi sumber
suara. Setelah melihat api makin membesar, warga bahu membahu memadamkan api. Namun, api baru berhasil dipadamkan
sekitar pukul 02.00 dini hari setelah dua unit mobil Pemadam Kebakaran terjun ke lokasi menjinakkan si jago merah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material yang dialami keluarga Made Budiarta akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai lima ratus juta rupiah. Pihak keluarga pun berencana akan melaporkan secara tertulis ke pihak kepolisian sambil menunggu MadeBudiarta yang sedang berada di Sumatra Selatan.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika mengatakan jika kebakaran yang melanda kamar suci milik Made Budiartadiduga sumber api berasal dari dupa besar yang dihaturkan di kamar sucinya.

“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian kebakaran ini. Penyebab kebakaran masih diduga akibat api dupa yang besar di kamar suci,” singkatnya.

BACA :  Gasak Perhiasan, Pria asal Sukasada Diamankan Polres Buleleng
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular