GIANYAR, balipuspanews.com – Hari keenam pencarian Nyoman D,50, nelayan asal Lebih, Gianyar yang hilang di laut lepas belum membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran melalui jalur laut dan udara untuk memperluas area pencarian.
Darin dilaporkan hilang setelah pergi melaut pada Jumat (17/7/2026). Hingga Rabu (22/7/2026), keberadaannya masih belum diketahui.
Proses pencarian belum membuahkan hasil karena titik pasti lokasi korban hilang belum dapat dipastikan. Sebelumnya, perahu milik korban ditemukan terdampar di pesisir Pantai Saba, Gianyar, dengan kondisi mesin masih menyala. Namun, korban tidak berada di atas perahu tersebut.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir wilayah perairan serta helikopter guna melakukan pemantauan dari udara. Pada hari keenam, pencarian difokuskan ke arah barat menuju perairan Denpasar dan kawasan sekitarnya.
Koordinator Tim SAR Denpasar, Kadek Adi Sudana, mengatakan cuaca menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian sehingga tim mengoptimalkan penggunaan RIB yang memiliki daya jelajah lebih luas.
“Pagi ini kami fokus mengerahkan Rigid Inflatable Boat dari Pelabuhan Benoa karena kondisi angin kencang dan gelombang tinggi menjadi kendala pencarian. Dengan RIB, cakupan area pencarian lebih luas dan waktu operasional lebih panjang. Kami berharap pencarian hari keenam ini dapat membuahkan hasil,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Ia menambahkan, area pencarian difokuskan dari lokasi awal kejadian hingga ke wilayah perairan selatan dan timur Pulau Serangan.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, petugas masih menghadapi kendala berupa cuaca yang tidak menentu, angin kencang, serta gelombang tinggi yang memengaruhi proses penyisiran. Tim SAR gabungan berharap korban dapat segera ditemukan.
Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan




