29 C
Denpasar
14/04/2021, 10:04 PM
BaliGianyarHarga Terus Naik, Konsumsi Daging Babi Sambut Hari Raya Galungan Diprediksi Turun

Harga Terus Naik, Konsumsi Daging Babi Sambut Hari Raya Galungan Diprediksi Turun

balipuspanews google news

GIANYAR, balipuspanews.com – Pada Perayaan hari Galungan kali ini, konsumsi daging babi diprediksi akan turun. Hal ini karena daya beli masyarakat menurun karena dampak pandemi Covid-19, di sisi lain harga daging babi belakangan ini cukup tinggi. Masyarakat akan mengurangi pemanfaatan daging babi, dan mengunakan daging ayam sebagai alternatif.

Informasi di lapangan terkait persiapan menyambut Hari Raya Galungan, masyarakat akan mengurangi pembelian daging babi. Bahkan ada yang akan mengantikan konsumsi daging babi dengan daging ayam boiler, yang lebih terjangkau. Mahalnya harga daging babi menyebabkan banyak kelompok mepatung tidak akan memotong babi pada Hari Penampahan Galungan.

Salah satu Ketua Kelompok Mepatung, di Buahan Kaja, Payangan, I Wayan Sudita, Kamis (8/4/2021) mengaku, tidak akan memotong babi saat penampahan Galungan. Hal ini karena banyak anggotanya tidak akan membeli daging babi.

“Saya maklumi anggota kami kesulitan membeli daging babi. Lebih baik tidak memotong babi,” ujarnya.

Dengan memotong seekor babi, maka pengeluaran warga Rp 375 ribu/anggota.

“Ini kalau babi potong dengan berat 100kg, kalau lebih bias sampai Rp 400 ribu per anggota. Inipun baru pengeluaran daging babi saja, belum lagi akan mengeluarkan biaya bumbu, daging itik, ayam dan sarana upacara lainnya. Biaya untuk upacara Hari Raya Galungan bisa mencapai Rp 1 juta per kepala keluarga. Untuk musim sekarang ini cukup berat,” katanya.

Tukang jagal babi, Made Rawi juga menyebut hal yang sama. Biasanya tiap Galungan dirinya memotong babi sampai 50 ekor. Namun kali ini hanya sekitar 25 ekor, itupun untuk berjaga-jaga kalau ada yang membeli.

“Faktor modal yang besar dibutuhkan, juga karena permintaan tidak sebesar Galungan sebelumnya,” jelas Rawi.

Dijelaskan lagi, biasanya 10 hari menjelang Galungan sudah ada warga yang memesan daging.

“Kali ini sepi, baru satu dua warga,” jelasnya.

Kabid Peternakan, Dinas Pertanian Gianyar, Ngakan Putu Readi, mengatakan, untuk kebutuhan babi untuk Galungan di Gianyar mencukupi. Ketersediaan babi di Gianyar 20.466 ekor dengan produksi daging 12.280 kg. Sedangkan kebutuhan untuk Gianyar dengan penduduk 516.300 dengan perkiraan jumlah KK 103.260, dengan asumsi 10 KK membutuhkan babi satu ekor, sehingga Gianyar membutuhkan babi 10.326 ekor.

“Sedangkan dipasaran harga daging babi lebih dari Rp 85 ribu, sedangkan harga normal sekitar Rp 55 ribu,” tandasnya.

Penulis : Ketut Catur

Editor : Oka

- Advertisement -
balipuspanews android app
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
5 Waktu Penting Cuci Tangan Dengan Sabun
00:48
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengantri
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berwisata
00:54
Video thumbnail
Tips Menaiki Pesawat di Masa Pandemi
01:06
Video thumbnail
Hal-hal yang Mesti Diperhatikan Setelah Keluar Rumah
00:48
Video thumbnail
Gaya Hidup Sehat yang Bisa Diterapkan di Tengah Pandemi
01:03
Video thumbnail
Perlengkapan yang Wajib Dibawa Dalam Tas di Masa Pandemi
00:57
Video thumbnail
Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah
00:57
Video thumbnail
Tips Berkendara di Masa Pandemi
01:12
Video thumbnail
3 Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berkunjung ke Suatu Tempat
00:47
Video thumbnail
Langkah Mencegah Kluster Keluarga
01:03
Video thumbnail
Panduan Menggunakan ATM di Masa Pandemi
01:22
Video thumbnail
Tanda Daya Tahan Tubuh Melemah
00:52
Video thumbnail
6 Jenis Salam Pengganti Jabat Tangan yang Populer di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Lindungi Lansia dari Covid-19
00:44
Video thumbnail
Tips Aman Nyoblos di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Pergi Bekerja
00:56
Video thumbnail
Tips Menggunakan Kendaraan Umum di Masa Pandemi
01:05
Video thumbnail
Tips Aman Makan di Rumah Makan di Masa Pandemi
01:03
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Masker
00:50
Video thumbnail
Penggunaan Masker yang Benar
01:18
Video thumbnail
Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi
00:51
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja ke Supermarket
00:57
Video thumbnail
Tips Aman Berjualan di Masa Pandemi
00:45
Video thumbnail
Cara Mencuci Masker Kain Dengan Benar
02:25
Video thumbnail
Manfaat Menggunakan Masker Dengan Benar
00:45
Video thumbnail
Tips Aman Keluar Rumah di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Tips Aman Berbelanja di Pasar di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Harus Dilakukan Driver Taksi Online
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan yang Mesti Dipatuhi Driver Ojek Online di Masa Pandemi
00:56
Video thumbnail
Protokol Kesehatan Bagi Pekerja di Masa Pandemi
00:55
Video thumbnail
Tips Aman Menggunakan Taksi Online di Masa Pandemi Covid-19
00:54
Video thumbnail
Tips Aman Menaiki Ojek Online di Masa Pandemi
01:10
Video thumbnail
Tips Aman Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:26
Video thumbnail
7 Langkah Mencuci Tangan Benar
01:09
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:50
Video thumbnail
Etika Batuk yang Benar
00:51
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:49
Member of