Selasa, Juli 16, 2024
BerandaJembranaHujan Deras di Bumi Makepung Putuskan Jalan dan Jembatan

Hujan Deras di Bumi Makepung Putuskan Jalan dan Jembatan

NEGARA, balipuspanews.com – Hujan deras yang disertai air bah menyebabkan banyak kerusakan dan tanah longsor di Bumi Makepung Jembrana.

Data yang didapatkan media ini, Senin (12/10/2020) menyebutkan, tanah longsor terjadi di Banjar Sumbul, Desa Yeh Embang Kangin. Longsoran tanah menutup akses jalan desa sehingga menyulitkan warga untuk beraktivitas.

Di Banjar Tibusambi, tepatnya di Tempek 3, Desa Yeh Embang Kangin, akses jalan putus lantaran tergerus air. Jalan tersebut jalan lingkar antara Banjar Tibusambi menuju Banjar Nusamara.

Meskipun jalan tersebut putus, warga masih bisa melewati jalan lainnya, namun jarak tempuh lebih jauh.

Di Banjar Tegak Gede juga terjadi bencana. Bangunan dapur dan WC milik Ida Bagus Wibawa ambruk akibat tanah longsor. Rumah tinggalnya juga terkena namun tidak begitu parah. Kerugian berkisar dua puluh lima juta rupiah.

“Bencana itu terjadi akibat hujan deras yang berlangsung lama,” ujar Perbekel Yeh Embang Kangin, Gede Suardika.

Untuk mengatasi bencana itu warga bergotong royong membersihkan puing-puing longsoran, termasuk material longsoran yang menutup badan jalan.

BACA :  Sembilan Mobil Tertimpa Atap Parkiran Indomaret, Tidak Ada Korban Jiwa

“Kita masih musyawarah untuk langkah penanganan material tanah yang menutup badan jalan. Apakah dibersihkan dengan gotong royong atau bagaimana karena jika menggunakan alat berat sulit menuju lokasi,” ujarnya.

Untuk jalan yang putus, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak BPBD dan istansi terkait.

Diharapkan jalan putus tersebut segera mendapat penanganan agar jalan bisa dilintasi.

Di Desa Yehembang jembatan beton penghubung jalan tanggul desa menuju Setra (kuburan) Yehembang putus. Padahal jembatan beton penghubung tersebut baru saja usai diperbaiki.

“Air sungai sangat besar, dan membuat jembatan itu putus tergerus air. Kami sudah laporkan kejadian tersebut ke istansi terkait,” ujar Perbekel Yehembang I Made Semadi.

PENULIS : Anom Suardana

EDITOR : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular