Hujan Lebat Ganggu Produksi Air PDAM Gianyar, Pelayanan Terdampak di Tujuh Kecamatan

- Advertisement -
- Advertisement -

GIANYAR, balipuspanews.com– Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Gianyar sejak Minggu (1/11/2026) malam hingga Senin (2/11/2026) pagi mengganggu produksi dan distribusi air bersih Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani Kabupaten Gianyar.

Gangguan tersebut terjadi pada sejumlah fasilitas produksi dan jaringan distribusi air minum. Dampaknya, pelayanan kepada pelanggan di tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar ikut terganggu.

Direktur Utama Perumda Tirta Sanjiwani Gianyar, I Wayan Suastika, mengatakan intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah fasilitas pengolahan dan jaringan distribusi air mengalami gangguan.

Salah satu fasilitas yang terdampak adalah pompa di Instalasi Pengolahan Air (WTP) Air Jeruk, Payangan. Pompa tersebut untuk sementara tidak dapat beroperasi akibat banjir dan tingginya debit air.

Selain itu, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Petanu mengalami penyumbatan akibat sampah kiriman sehingga kapasitas produksi air mengalami penurunan.

“Pompa di WTP Air Jeruk Payangan sementara waktu tidak dapat beroperasi akibat kondisi banjir dan tingginya debit air. Selain itu, pada SPAM Petanu terjadi penyumbatan akibat sampah kiriman sehingga kapasitas produksi air mengalami penurunan,” ujar Suastika.

BACA :  Bupati Adi Arnawa Sidak Proyek Fisik di Badung Selatan, Pelebaran Simpang Imam Bonjol dan Siligita Dikebut

Gangguan tidak hanya terjadi pada fasilitas produksi. Hujan deras juga berdampak terhadap infrastruktur distribusi. Sejumlah jaringan pipa milik Perumda Tirta Sanjiwani dilaporkan terdampak longsor.

Akibat kondisi tersebut, pelayanan air minum kepada pelanggan di tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar mengalami gangguan.

Suastika mengatakan petugas teknis terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan untuk memulihkan pelayanan air minum.

Selama proses penanganan berlangsung, Perumda Tirta Sanjiwani menerapkan sistem penggiliran distribusi air kepada pelanggan. Selain itu, perusahaan daerah tersebut menyiapkan layanan mobil tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.

“Selama masih terjadi gangguan pelayanan, upaya kami adalah melakukan penggiliran distribusi air dan memberikan layanan mobil tangki,” jelasnya.

Perumda Tirta Sanjiwani mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan pasokan air agar memahami kondisi tersebut selama proses penanganan dan pemulihan pelayanan berlangsung.

Penulis: Ketut Catur

Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular