PLN dan Mitra Hadirkan SPKLU 1,1 MW di Denpasar, Layani Pengisian 17 Kendaraan Bersamaan

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com– PT PLN (Persero) bersama UJB dan Bimasakti menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center UJB-Bimasakti di Jalan Sudirman, Denpasar. Fasilitas dengan total kapasitas pengisian daya mencapai 1,1 megawatt (MW) ini dihadirkan untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Bali.

Sejak mulai beroperasi pada 26 Oktober hingga 2 November 2026, SPKLU Center UJB-Bimasakti telah mencatatkan 460 transaksi pengisian daya dengan total konsumsi energi mencapai 11.222 kilowatt hour (kWh). Capaian tersebut menunjukkan pemanfaatan fasilitas pengisian daya oleh masyarakat sejak awal operasional.

SPKLU Center UJB-Bimasakti dibangun melalui kolaborasi tiga pihak atau Skema 3. Dalam kerja sama tersebut, PLN berperan sebagai mitra penyedia dukungan kelistrikan, Bimasakti menyediakan lahan, sedangkan UJB menyediakan mesin pengisian daya.

Berdiri di atas lahan seluas 800 meter persegi, fasilitas ini dilengkapi sembilan unit mesin pengisian daya. Rinciannya, enam unit pengisian daya arus searah (DC) berkapasitas 120 kW, dua unit DC berkapasitas 180 kW, serta satu unit pengisian daya arus bolak-balik (AC) berkapasitas 22 kW.

Dengan kapasitas tersebut, SPKLU Center ini dapat melayani pengisian daya hingga 17 kendaraan secara bersamaan.

Selain fasilitas pengisian daya, tersedia pula sejumlah sarana pendukung untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna, mulai dari ruang tunggu, toilet, akses internet melalui layanan Icon Plus, hingga area parkir yang luas guna mengantisipasi antrean kendaraan.

Fasilitas ini juga mengintegrasikan energi baru terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 5 kilowatt peak (kWp) yang terhubung dengan sistem baterai.

Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna, SPKLU tersebut dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR), kamera pengawas (CCTV), serta operator yang bersiaga selama 24 jam untuk membantu proses pengisian daya.

BACA :  Rakornas SP Pegadaian 2026 di Bali Perkuat Sinergi Manajemen dan Pekerja Menuju Pegadaian 2030

Direktur Bimasakti, Ida Bagus Ari Wardana, mengatakan peresmian SPKLU Center tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara PLN, UJB, dan Bimasakti dalam mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Bali.

“Ini merupakan wujud nyata kolaborasi kemitraan tiga pihak. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga SPKLU Center ini dapat diresmikan. Kami ingin menghadirkan layanan yang tidak hanya menyediakan fasilitas pengisian daya, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran SPKLU Center tersebut dapat mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Bali. Menurutnya, fasilitas pengisian daya yang dilengkapi berbagai sarana pendukung menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pengguna.

General Manager PLN UID Bali, Ajrun Karim, mengatakan penambahan infrastruktur pengisian daya menjadi bagian penting untuk mempermudah masyarakat menggunakan kendaraan listrik.

Saat ini, rasio ketersediaan SPKLU di Bali telah mencapai sekitar satu unit SPKLU untuk setiap 17 kendaraan listrik.

“Dengan semakin banyaknya infrastruktur pengisian daya, masyarakat akan semakin mudah menggunakan kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan mobilitas. Bahkan, perjalanan dari kawasan Nusa Dua hingga Gilimanuk diharapkan semakin nyaman karena ketersediaan fasilitas pengisian daya yang terus berkembang,” ungkap Ajrun.

Ia menjelaskan, pengisian daya kendaraan listrik tidak hanya dapat dilakukan melalui SPKLU, tetapi juga melalui fasilitas pengisian daya di rumah atau home charging.

PLN terus mendorong agar layanan pengisian daya semakin mudah diakses, memiliki ketersediaan yang memadai, serta didukung sistem kelistrikan yang andal.

Ajrun menegaskan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik merupakan bagian dari tindak lanjut PLN terhadap arahan pemerintah dalam mendorong pemanfaatan energi bersih, termasuk di sektor transportasi.

BACA :  Bak Penampungan Jebol dan Pipa Bocor, Suplai Air Bersih di Klungkung Terganggu

Untuk itu, PLN membuka kesempatan bagi pemerintah, masyarakat, pelaku bisnis, dan investor untuk berkolaborasi dalam mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik.

“Dalam pengembangan SPKLU, PLN memiliki Skema 1, Skema 2, dan Skema 3 yang memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk turut berinvestasi. Kami memberikan ruang bagi investor untuk mengembangkan SPKLU, terutama di lokasi-lokasi strategis. Sementara itu, PLN akan lebih fokus mengembangkan infrastruktur di wilayah yang belum tersedia SPKLU,” jelasnya.

Menurut Ajrun, strategi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemerataan infrastruktur pengisian daya di Bali.

Sejalan dengan upaya tersebut, PLN juga memastikan kesiapan pasokan energi listrik untuk mendukung keandalan layanan SPKLU, termasuk melalui pengembangan pembangkit berbasis energi bersih.

“Kami berharap pengembangan SPKLU di kawasan perkotaan dapat semakin banyak didukung oleh investor, sementara wilayah yang belum memiliki infrastruktur pengisian daya dapat terus dikembangkan oleh PLN. Dengan demikian, masyarakat di seluruh Bali dapat menikmati kemudahan menggunakan kendaraan listrik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, S.T., M.A.B., menyampaikan bahwa perkembangan kendaraan listrik di Bali menunjukkan tren positif. Sejak diterbitkannya regulasi kendaraan listrik berbasis baterai pada 2019, jumlah kendaraan listrik di Pulau Dewata terus bertambah.

Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah kendaraan listrik di Bali telah mencapai sekitar 18 ribu unit, terdiri atas kurang lebih 6 ribu mobil listrik dan 11 ribu sepeda motor listrik.

“Pertumbuhan kendaraan listrik harus diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai. Kami mengapresiasi PLN yang terus mencari peluang untuk menambah infrastruktur pengisian daya melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi tiga pihak seperti ini tentu menjadi langkah positif untuk mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bali,” ujarnya.

BACA :  Hujan Lebat Ganggu Produksi Air PDAM Gianyar, Pelayanan Terdampak di Tujuh Kecamatan

Mudarta menambahkan, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan, termasuk pengembangan kawasan rendah emisi dan peremajaan kendaraan taksi yang diarahkan menggunakan kendaraan listrik.

Ke depan, upaya tersebut diharapkan dapat diperluas ke moda transportasi lainnya.

Ia juga berharap pemerataan infrastruktur kendaraan listrik tidak hanya terpusat di kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), tetapi juga menjangkau wilayah Bali lainnya untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata.

Penambahan infrastruktur pengisian daya ini juga mendapat respons positif dari para pengemudi transportasi daring, termasuk mitra pengemudi Grab yang menggunakan kendaraan listrik.

Mereka menyambut kehadiran SPKLU UJB-Bimasakti karena memberikan alternatif lokasi pengisian daya di kawasan pusat Kota Denpasar. Penambahan fasilitas tersebut dinilai membantu mengurangi antrean di SPKLU sehingga pengemudi memiliki lebih banyak pilihan lokasi pengisian daya di sela-sela aktivitas mencari penumpang.

Apresiasi terhadap fasilitas baru tersebut juga terlihat sejak awal operasional. Dalam rangkaian peresmian, Bimasakti bersama Grab menghadirkan program pengisian daya gratis atau colok gratis bagi pengguna kendaraan listrik selama satu hari.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan untuk memperkenalkan fasilitas baru sekaligus memberikan manfaat langsung kepada pengguna kendaraan listrik.

Kehadiran SPKLU Center UJB-Bimasakti menjadi salah satu bentuk sinergi antara PLN, mitra usaha, dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik.

Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan infrastruktur pengisian daya diharapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik, memperluas akses masyarakat terhadap layanan pengisian daya, sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi di Pulau Dewata.

Penulis: Kadek Adnyana

Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular