Sabtu, Agustus 15, 2026

HUT ke-68 Bali, Ketua DPRD Bali Apresiasi Dukungan Masyarakat, Tokoh, dan Seniman dalam Menjaga Bali

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang berlangsung di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Denpasar, Jumat (14/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Jack sapaan akrab Dewa Made Mahayadnya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bali, tokoh-tokoh Bali, budayawan, dan seniman yang dinilai telah memberikan dukungan dalam menjaga Bali hingga memasuki usia ke-68 tahun.

“Kami atas nama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan masyarakat Bali, tokoh-tokoh Bali, budayawan, seniman Bali yang sampai hari ini sudah 68 tahun masih tetap juga menjaga Bali,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Bali, baik eksekutif maupun legislatif, terus mendapat perhatian dan pengawasan dari masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Bali, baik eksekutif dan legislatif dicermati oleh masyarakat dan kami juga merasakan di gedung dewan 55 anggota yang kami miliki sangat-sangat komunikatif,” katanya.

Dewa Jack menambahkan, berbagai peraturan daerah yang diterbitkan merupakan hasil kerja sama antara eksekutif dan legislatif, serta mendapat dukungan dari perguruan tinggi, masyarakat dan pemerhati.

BACA :  Presiden Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Pusat Finansial Internasional Indonesia

“Seluruh peraturan daerah yang kami terbitkan atas dasar kerja sama baik eksekutif, legislatif, maupun perguruan tinggi, masyarakat pemerhati yang memberikan dukungan penuh,” ujarnya.

Terkait sektor pariwisata, Pihaknya menyebut Bali sebagai daerah pariwisata dengan 64 persen pendapatan berasal dari sektor tersebut. Ia menilai dukungan pariwisata terhadap ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian serius antara eksekutif dan legislatif.

“Bali sebagai daerah pariwisata dan 64 persen pendapatan kita dari pariwisata. Dukungan pariwisata juga terhadap ekonomi masyarakat luar biasa, ini juga menjadi perhatian yang sangat serius antara eksekutif dengan legislatif,” katanya.

Selain pariwisata, persoalan lingkungan dan sampah juga menjadi perhatian. Mahayadnya menyebut lingkungan, khususnya sebagai pendukung sumber hulu air, menjadi hal yang perlu dijaga.

“Tentang lingkungan dan sampah, lingkungan utamanya sebagai pendukung sumber hulu air yang kita butuhkan bahkan masyarakat Bali maupun dibutuhkan oleh masyarakat, ini menjadi perhatian khusus juga,” ujarnya.

Mengenai persoalan sampah, Mahayadnya mengatakan eksekutif dan legislatif memiliki semangat untuk segera menyelesaikannya. Ia juga mengimbau masyarakat serta pimpinan daerah kabupaten dan kota untuk terus mendukung program Pemerintah Provinsi Bali.

BACA :  PMI Mencatat, Buleleng Perlu Rata-rata 1.372 Kantong Darah Dalam Sebulan

“Kemudian masalah sampah dengan semangat eksekutif dan legislatif ingin menyelesaikannya segera, sesegera mungkin,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat dan pimpinan daerah kabupaten/kota untuk bersama-sama mendukung upaya penyelesaian persoalan sampah dan menjaga lingkungan Bali.

“Kami juga ingin mengimbau dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bali, masyarakat dan pimpinan daerah kabupaten kota juga segera terus mendukung program kami di provinsi untuk menyelesaikan baik itu sampah maupun lingkungan yang kita miliki. Tetap kita jaga karena ini adalah cerminan agar citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia tetap terjaga,” pungkasnya.

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular