Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBangliJadi Opsional Kunjungan Delegasi WWF, Dispar Bali Cek Desa Wisata Penglipuran

Jadi Opsional Kunjungan Delegasi WWF, Dispar Bali Cek Desa Wisata Penglipuran

BANGLI, balipuspanews.com – Bumi sejuk Bangli, tepatnya Desa Wisata Penglipuran kini ditinjau kesiapannya oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali, pasalnya Panglipuran dijadikan sebagai salah satu opsi yang ditawarkan untuk kunjungan para delegasi World Water Forum ke-10 yang digelar di Bali, 18-25 Mei 2024.

Seperti diketahui, Desa Wisata Panglipuran adalah salah satunya desa menyuguhkan bangunan tradisional yang dijaga kelestariannya dan menyandang status ‘Desa Terbersih di Dunia’.

Bukan tanpa alasan, Desa Wisata Penglipuran memiliki keunikan dan hal menarik lainnya sehingga dijadikan pilihan kunjungan para delegasi WWF nanti. Maka Pemerintah Provinsi Bali melakukan pengecekan langsung kesiapan desa ini.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, Rabu (8/5/2025) disela kunjungannya mengatakan, pengecekan ke Desa Wisata Penglipuran ini karena menjadi salah satu opsional kunjungan delegasi WWF.

“Selain pengecekan untuk memastikan kesiapan dalam menyambut para delegasi, kami juga melakukan pemantauan Pungutan Wisatawan Asing (PWA),” ungkapnya.

Menurutnya, desa wisata ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan yang lainnya, sehingga menjadi salah satu daya tarik wisata favorit di Bali.

BACA :  Rencana Kenaikan Cukai Rokok, Ketua DPD RI Beri Solusi agar IHT Tidak Terimbas

“Desa wisata ini menyuguhkan bangunan tradisional yang terbuat dari bambu, baik itu dinding hingga atap rumah terbuat dari bambu. Ini yang dilestarikan oleh penduduk setempat hingga sekarang,” tuturnya.

Sementara itu, Manager Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarta mengungkapkan kebanggaannya apabila DTW Penglipuran yang dikelolanya dipilih menjadi salah satu venue kunjungan para delegasi WWF.

Karenanya, dari sisi infrastruktur, sarana prasarana, dan fasilitas sudah sangat mendukung dan memadai untuk menerima kunjungan delegasi kenegaraan.

“Kesiapan kami dalam rencana menerima kunjungan para delegasi WWF, dari sisi sarana penunjang sudah sangat siap sekali. Di samping itu pula, DTW kami sudah menyiapkan atau menambah atraksi wisata baru yakni hutan bambu yang bisa dinikmati oleh para delegasi,” ujarnya.

Terlebih dengan predikat yang disandang DTW Penglipuran sebagai salah satu Desa Terbaik di dunia yang ditetapkan oleh United Nation Tourism, menurutnya merupakan salah satu nilai lebih yang bisa ditawarkan kepada para delegasi.

Ia pun mengungkapkan tren tingkat kunjungan ke DTW dengan hawa sejuk ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. (Art).

BACA :  Penjelasan Pemerintah soal Tapera Kurang Intensif dan Menyeluruh, Penyebab Timbulnya Polemik

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular