BULELENG, balipuspanews.com – Sebagai satuan teritorial yang paling depan di TNI Angkatan Darat (AD) Bintara Pembinas Desa TNI AD (Babinsa) diharapkan agar bisa tetap menjaga komunikasi baik kepada para tokoh Adat, Desa, dan Agama yang ada disetiap desa.
Sehingga apapun permasalahan yang muncul di Desa Babinsa bisa melaporkannya dengan cepat dan diharapkan mampu membantu memberikan solusi. Maka untuk mewujudkan itu harus ada penekanan prinsip Temu Cepat, Lapor Cepat.
Hal itu diungkapkan langsung Dandim 1609/Buleleng, Letkol Arh Tamaji, S.Sos., M.I.Pol saat melaksanakan kunjungan kerja ke Koramil 1609-09/Sawan, Senin (21/3/2022), didampingi oleh Pasi Intel Kodim 1609/Buleleng Lettu Arh. Putu Darma Setiawan, A.Md. di sambut langsung oleh Danramil 1609-09/Sawan, Kapten Inf. Made Suparsana.
Letkol Arh Tamaji dalam sambutannya menyampaikan para Babinsa yang bertugas dimasing-masing desa minimal harus mengenali pejabat yang ada di wilayah baik nama Kasad, Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/WSA dan Dandim 1609/Buleleng.
Kemudian nantinya usai mengenal para pejabatnya sejumlah program atau kebijakan berhubungan kemasyarakatan agar terus dipantau seperti masalah pompa Hidran, sumur bor, ketahanan pangan dan yang lainnya. Sehingga untuk para Babinsa diminta untuk selalu melakukan pengecekan secara lebih teliti utamanya masalah kebutuhan air.
“Babinsa harus melakukan “Temu Cepat Lapor Cepat” dan menjaga komunikasi karena sebagai Ujung Tombak satuan maka segala informasi baik permasalahan ataupun inovasi-inovasi bisa cepat tersampaikan,” ujarnya.
Disamping itu, pihaknya juga meminta agar sebagai seorang prajurit harus selalu ingat perintah harian dari Kasad untuk bisa dilaksanakan dan diaplikasikan dilapangan.
Bahkan dirinya meminta Babinsa agar tidak khawatir apabila nantinya ada kendala ataupun permasalahan yang tidak bisa diselesaikan saat bertugas di lapangan supaya segera berkomunikasi serta menyampaikan kepadanya sebagai Komandan.
“Kalau ada sesuatu dilapangan yang tidak bisa diselesaikan agar jangan segan disampaikan,” tandasnya.
Penulis : Nyoman Darma
Editor : Oka Suryawan



