Pendaftaran pasangan jagadita
Pendaftaran pasangan jagadita

NEGARA, balipuspanewa.com – Setelah beberapa kandidat sempat digadang-gadang akan mendampingi I Made Prihenjagat sebagai calon wakil bupati, akhirnya teka-teki siapa yang terpilih Selasa (39/6) terjawab.

Secara mengejutkan kandidat yang digaet Jagat (sapaan akrab I Made Prihenjagat ) adalah I Putu Dwita.

Pasangan yang disebut Jagat-Dita itu secara resmi sudah mendaftar DPD Partai Golkar Jembrana sebagai pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana.

Dengan demikian Golkar dan koalisi besar partainya telah memiliki dua paket bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana menjelang Pilkada Jembrana Desember 2020 mendatang.

Sebelumnya yang lebih dahulu mendaftar di partai Golkar pasangan I Nengah Tamba dan Patria Krisna (Ipat).

Nantinya dua paket bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana ini bakal digodog di koalisi partai untuk memperebutkan rekomendasi calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Golkar dan Koalisinya.

Siapapun yang didaulat mendapatan rekomendasi, akan menjadi sandundungan besar buat PDIP Jembrana yang kabarnya mengusung I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa.

Paket I Made Prihenjagat dan I Putu Dwita ini disebut-sebut sebagai kekuatan besar atau macan hitam. Jagat sebagai kandidat non kader adalah purnawirawan perwira menengah polisi yang sudah dikenal masyarakat Jembrana.

Sementara Dwita adalah politisi yang sekarang menjadi kader partai Demokrat dan duakali duduk di DPRD Jembrana

“Kami siap berjuang maksimal untuk memenangkan Pilkada Jembrana, kami akan bertarung secara arif dan santun menghadapi lawan dengan membawa perubahan untuk Jembrana,” tegas Putu Dwita

Awalnya dirinya tidak berpikir untuk menjadi calon wakil Bupati mendapingi Made Prihenjagat. Namun karena kerasnya dukungan masyarakat yang menginginkannya maju mendampingi Prihenjagat, dirinya kemudian siap mengemban tugas tersebut.

“Kami bersama Pak Jagat akan maksimal mengemban amanat masyarakat yang menghendaki perubahan di Jembrana,” ujarnya.

Sebagai kader Demokrat yang sudah lebih dulu mengusung I Nengah Tamba, Dwita mengaku siap memerima konsekwensinya.

“Saya siap menerima konsekuensi dari partai. Keputusan menjadi bakal calon wakil bupati Jembrana mendampingi I Made Prihenjagat sudah sejak seminggu lalu. Saya belum melapor resmi ke partai. Tetapi secara lisan melalui telepon sudah saya sampaikan,” ungkapnya.

Sementara ituI Made Prihenjagat mengaku memilih I Putu Dwita sebagai bakal calon wakil bupati sudah melalui proses panjang. Politisi Demokrat tersebut dinilai memiliki kapasitas dan kemampuan yang sudah cukup baik karena pernah menjadi anggota DPRD Jembrana.

Selain itu dipilihnya Dwita bukanlah asal comot atau kehendaknya, melainkan murni kehendak dari masyarakat Jembrana yang menghendaki perubahan.

“Kami berdua siap akan bekerjasama dan berbuat maksimal untuk mengemban amanat masyarakat Jembrana, demi perubahan Jembrana,” ujarnya.

Jagat yang merupan purnawirawan Polri berpangkat terakhir Kompol. Sementara itu Ketua DPD Golkar Jembrana Made Suardana mengagakan, dua paket bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana dari Partai Golkar dan Koalisi ini akan digodog di koalisi besar partai yang telah terbentuk secara permanen.

“Nanti dari proses dikoalisi akan ditentukan satu paket pemegang rekomendasi untuk bertarung di Pilkada Jembrana,” ungkapnya
Tiga persyaratan bakal calon juga sudah disampaikan dan akan diteruskan kepada pengurus partai politik anggota koalisi tingkat provinsi.

Persyaratan terakhir yang disampaikan bakal calon kemarin, diantaranya dana untuk survei bakal pasangan calon oleh DPP Partai Golkar, dana saksi yang harus didepositokan pada rekening koalisi sekitar Rp 1,5 miliar dari masing-masing bakal pasangan calon.

“Bagi pasangan yang tidak mendapat rekomendasi maka dana itu akan dikembalikan. Syarat terakhir setiap calon membawa nama bakal calon wakil bupati yang akan mendampingi. Ada dua bakal pasangan calon yang sudah melengkapi semua persyaratan,” tegasnya, didampingi I Nyoman Birawan, tim penjaringan bakal calon koalisi.

“Namun sudah berkomitmen untuk mendukung pasangan yang diusung koalisi,” pungkasnya.
.

Penulis : Anom

Editor : Putu Artayasa