GIANYAR, balipuspanews.com – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kecamatan Gianyar dipastikan aman menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Selain stok yang mencukupi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), situasi distribusi dan pelayanan kepada masyarakat hingga Senin (15/6/2026) juga terpantau berjalan normal tanpa antrean panjang kendaraan.
Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah SPBU, stok BBM masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan meningkat menjelang hari besar keagamaan umat Hindu tersebut.
Aktivitas pengisian BBM di berbagai SPBU juga berlangsung lancar dan tertib.
Tidak terlihat antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat yang berpotensi mengganggu kelancaran pelayanan.
Sejumlah pengelola SPBU menyebutkan pasokan BBM dari Pertamina masih berjalan sesuai kuota yang telah ditetapkan. Hingga saat ini tidak terdapat pengurangan distribusi meskipun kebutuhan masyarakat diperkirakan meningkat menjelang Galungan dan Kuningan.
Memasuki pertengahan Juni 2026, terdapat penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax. Harga Pertamax yang sebelumnya Rp12.300 per liter naik menjadi Rp16.250 per liter.
Sementara itu, harga BBM lainnya masih tetap, yakni Pertamax Turbo Rp20.750 per liter, Pertalite bersubsidi Rp10.000 per liter, Pertamina Dex Rp24.800 per liter, Dexlite Rp14.200 per liter, dan Biosolar bersubsidi Rp6.800 per liter.
Data stok BBM di sejumlah SPBU wilayah Kecamatan Gianyar menunjukkan kondisi yang masih aman. Di SPBU 54.805.24 Jalan Raya Bukit Jati, Kelurahan Samplangan, stok Pertalite tercatat sebanyak 18.156 liter, Pertamax 8.646 liter, Pertamina Dex 2.685 liter, dan Biosolar 7.427 liter.
Sementara itu, SPBU 54.805.15 di Jalan Bypass Prof. Ida Bagus Mantra memiliki stok Pertamax 22.312 liter, Pertalite 13.401 liter, Pertamax Turbo 7.524 liter, serta Pertamina Dex 1.317 liter.
Untuk SPBU 55.805.30 di Jalan Dharma Giri tersedia stok Pertamina Dex 7.582 liter, Pertalite 6.361 liter, Pertamax 9.334 liter, dan Pertamax Turbo 2.707 liter. Sedangkan SPBU 54.805.02 di Jalan Raya Tulikup masih memiliki stok Pertamax sebanyak 9.102 liter dan Pertamina Dex 2.859 liter.
Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma mengatakan, hingga saat ini antrean kendaraan di SPBU wilayah Gianyar masih dalam kondisi normal. Meski demikian, pihak kepolisian tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan antrean akibat tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.
“Kami menilai antrean di wilayah Gianyar tidak begitu panjang. Namun, apabila masyarakat menemukan antrean yang berpotensi menimbulkan kepadatan, kami meminta agar segera diinformasikan kepada kami sehingga personel dapat diterjunkan untuk membantu pengaturan di lapangan,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma.
Ia menegaskan bahwa antrean memang tidak dapat sepenuhnya dihindari ketika terjadi peningkatan kebutuhan BBM. Namun, pengaturan yang baik diperlukan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan maupun gesekan antar pengguna jalan.
“Antrean mungkin tidak bisa kita hindari, tetapi bisa kita atur dengan baik agar tidak terjadi perkelahian, gesekan, ataupun hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Ketersediaan stok yang memadai di seluruh SPBU tersebut menjadi indikator bahwa pasokan energi bagi masyarakat Gianyar masih terjaga menjelang meningkatnya mobilitas selama perayaan Galungan dan Kuningan.
Dengan kondisi stok yang aman serta distribusi yang berjalan lancar, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena kebutuhan dipastikan dapat terpenuhi.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan




