BULELENG, balipuspanews.com — Kapal Motor (KM) Katamara milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng rusak diterjang gelombang pada Sabtu (5/1) dini hari.
Kala itu, Kapal Katamara diparkir di kawasan perairan Pantai Camplung, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng atau 50 meter dari bibir pantai.
Tak pelak, kapal bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat untuk BPBD Buleleng pada awal tahun 2018 lalu mengalami kerusakan pada bagian atas dengan perkiraan kerugian mencapai 100 juta rupiah.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana menuturkan, gelombang tinggi disertai angin kencang datang secara tiba-tiba. Padahal informasi yang diterima dari BMKG pada Jumat (4/1) lalu, gelombang tinggi sejatinya terjadi di wilayah perairan Bali Selatan. Sedangkan di kawasan Bali Utara diklaim relatif masih aman.
KM Katamara diparkir di kawasan perairan Pantai Camplung, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng atau 50 meter dari bibir pantai. Rencananya, Sabtu (5/1) pagi kapal tersebut akan dipindahkan ke Celukan Bawang untuk dititipkan.
Masih kata Kalak Suadnyana, laporan Staf BPBD Buleleng yang ditugaskan khusus mengawasi keberadaan KM Katamara, saat diterjang gelombang, kapal sempat tertarik ke tengah lautan. Besarnya gelombang rupanya membuat tali jangkar beberapa kali dilaporkan putus.
“Untungnya GPS berhasil dievakuasi saat kejadian. Ada juga beberapa perangkat elektronik yang rusak. Termasuk body kapal. Sehingga estimasi perbaikannya di kisaran Rp 50-100 juta. Mudah-mudahan di bawah itu,” ungkapnya.
Pasca insiden ini, BPBD Buleleng akan menggeser kapal untuk ditarik ke darat agar bisa diperbaiki, sehingga kedepan tetap bisa dioperasikan kembali.
KM Katamara diterima BPBD Buleleng dari BNPB Pusat pada awal tahun 2018 lalu. Bahkan mulai diujicobakan pada bulan Juni 2018. Dari sisi spesifikasi, KM Katamara berkekuatan 300 PK, dengan bobot 2,5 GT. Kapal ini menjadi andalan BPBD Buleleng untuk menanggulangi bencana yang terjadi di wilayah perairan Bali Utara.



