Karantina Migran, Gubernur Koster Siapkan 1.012 Tempat Tidur Ber Ac

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Gubernur Bali, Wayan Koster menyiapkan tempat karantina bagi warga Bali sebagai Pelaku Perjalanan (PP), Kapasitas 1.012 tempat tidur, dengan fasilitas yang memadai berupa kamar tidur, tempat tidur, dan dilengkapi AC.

‘Juga telah diberi fasilitas makanan dan minuman dengan kualitas baik secara gratis yang biasa disiapkan oleh Katering. Dalam pencegahan COVID19 juga disiapkan petugas medis serta aparat keamanan.,” kata Gubernur Bali, Wayan Koster saat memimpin Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Provinsi Bali, tanggal 9 April 2020 di Jaya Sabha lalu.

Lebih jauh, Gubernur Koster menyampaikan Warga Bali yang merupakan Pelaku Perjalanan (PP) diperkirakan sebanyak lebih dari 20.000 orang, baru kembali sebanyak 6.714 orang lebih.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Bali selaku Ketua Gugus Tugas menyampaikan berbagai kebijakan dan upaya yang telah dilakukan dalam pencegahan dan penanganan COVID-19.

Pertama menjadikan RSUP Sanglah sebagai tempat melakukan uji laboratorium bagi Pasien
COVID-1, sudah mulai beroperasi tanggal 26 Maret 2020 2) Menjadikan RS PTN UNUD sebagai Pusat Penanganan COVID-19, mulai beroperasi tanggal 7 April 2020.

BACA :  Jurnalis Bali Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan dan Tiga Awak Kapal yang Hilang di Selat Sunda

Jumlah kamar yang sudah siap untuk merawat pasien positif sebanyak 37 kamar. Jumlah kamar yang sedang disiapkan untuk pasien positif sebanyak 40 kamar dengan 65 tempat tidur.

Jumlah kamar yang sedang disiapkan untuk PDP sebanyak 32 kamar (1 kamar dengan 1 tempat tidur).

Tenaga Medis dokter spesialis sebanyak 31 orang , dokter umum sebanyak 44 orang, perawat sudah tersedia sebanyak 83 orang.

Dengan mulai berfungsinya RS PTN UNUD, pasien dalam pemantauan dan pasien positif COVID-19 yang baru tidak lagi dirawat di RSUD Kabupaten/Kota se-Bali, sehingga penyebaran COVID-19 lebih terkendali dan tidak menjadi beban bagi Bupati/Walikota se-Bali. Sedangkan pasien positif yang termasuk kategori berat akan dirawat di RSUP Sanglah.

Para petugas medis yang bertugas di RS PTN UNUD, RSUP Sanglah, dan RS Bali Mandara akan ditempatkan di Hotel yang dibiayai penuh oleh Pemerintah Provinsi Bali selama melaksanakan tugas penanganan COVID-19.

Selain itu, para petugas medis juga akan diberikan tambahan insentif dari Pemerintah Provinsi Bali. Sehingga para petugas medis yang telah bekerja keras dapat melaksanakan tugasnya dengan semakin baik dan penuh semangat.

BACA :  Bali Bidik Tuan Rumah WCD 2031, Koster Dukung Proses Bidding PERDOSKI

Guna meningkatkan kualitas penanganan COVID-19, Gubernur Bali telah melengkapi peralatan yang diperlukan yaitu Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 12.500 unit yang telah dibagikan kepada semua RS Rujukan, Rapid Test Kit sebanyak 17.200 Kit yang telah dibagikan kepada semua RS Rujukan.

Rapid Test Kit berbasis TCR sebanyak 20.000 Kit. dari Singapore; 4) Ventilator sebanyak 6 unit; 5) Masker sebanyak 62.500 bh. Selain itu, terdapat tambahan masker sebanyak 400.000 buah yang merupakan gotong royong para pegawai Provinsi Bali, yang akan dibagi kepada SATGAS GOTONG ROYONG Desa Adat.

Rapat Gugus Tugas pertama ini, lengkap dihadiri oleh para Wakil Ketua yaitu: 1) Prof. Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si (Wakil Gubernur Bali), 2) Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose (Kapolda Bali), 3) Mayjen TNI. Benny Susianto (Pangdam IX Udayana), dan 4Idianto,SH,M.H (Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Bali). Selain itu juga hadir, Ketua Harian Dewa Made Indra, dan para Koordinator Satuan Tugas Bidang. Juga tampak hadir Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana (Ketua Parisada Hindu Dharma Bali), I Ketut Sumarta (Penyarikan Agung MDA Bali), Prof. Dr. dr.A.A. Raka Sudewi, Sp.S (Rektor UNUD), Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS. (Koordinator Kelompok Ahli), dan Prof. Dr. I Ketut Gede Darma Putra, S.Kom (Kelompok Ahli). (Art/BPN/tim)

BACA :  Kebakaran Gudang Kembang Api, Keluarkan Ledakan Silih Berganti, Bikin Kaget Warga
Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular