Kemendukbangga/BKKBN Tingkatkan Literasi Digital Keluarga

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji menjadi narasumber dalam Podcast Elshinta di Studio Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Dialog tersebut membahas terkait implementasi PP Tunas (Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak). Regulasi ini diterbitkan pada 2025 untuk melindungi anak-anak dari risiko dan dampak negatif di ruang digital.

Dalam dialog tersebut, Menteri Wihaji menegaskan bahwa semangat utama PP Tunas adalah melindungi anak di ruang digital—bukan membatasi hak anak.

Menteri Wihaji menilai paparan teknologi semakin memengaruhi perilaku dan pola pikir anak. Banyak negara telah menetapkan batas usia akses digital, dan Indonesia perlu mempertimbangkan langkah serupa dengan pendekatan yang tepat.

“Untuk mencegah anak-anak terpapar hal tidak baik di dunia digital, negara tak hanya mengatur manusianya, tetapi juga teknologinya,” tegas Menteri Wihaji.

Dalam dialog tersebut, Menteri Wihaji juga menyoroti pentingnya ketahanan keluarga di tengah budaya digital yang berkembang cepat. Ia menegaskan bahwa orang tua perlu membangun fondasi komunikasi, kedekatan, dan pendampingan, sehingga anak tidak mencari ruang curhat dari dunia digital.

BACA :  Terima Kunjungan Wakil PM Bulgaria, Puan Kenang Bulgarian Rose yang Dibawa Soekarno

Kemendukbangga/BKKBN telah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi digital keluarga, memperkuat pembinaan remaja, dan memperluas kerja sama lintas kementerian.

Implementasi PP Tunas diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar tersampaikan lewat edukasi, regulasi, dan contoh yang dapat diterapkan.

Melalui kolaborasi dan keberanian pemerintah membuat kebijakan yang berpihak pada perlindungan anak, Kemendukbangga/BKKBN meyakini Indonesia mampu membangun keluarga yang lebih kuat dan adaptif menghadapi era digital.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular