Ketua Umum Harian PHDI Pusat: Tat Twam Asi Syarat Terwujudnya Rasa Aman, Damai dan Sejahtera

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat masa bhakti 2021-2026 Wisnu Bawa Tenaya mengatakan untuk menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman, damai dan sejahtera hanya dapat dilakukan dengan kesetaraan.

Penegasan disampaikan Wisnu Bawa Tenaya pada Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944/2022 Masehi di Gedung Nusantara IV Gedung MPR/DPR/DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (10/4/2022).

Tema Dharma Santi yang diusung tahun ini adalah ‘Aktualisasi Nilai Tat Twam Asi dalam Moderasi Beragama Menuju Indonesia Tangguh’.

“Umat manusia mendambakan rasa aman, damai, sejahtera dan bahagia. Untuk mencapai harapan tersebut harus terpenuhi syarat. Syarat tersebut adalah kesetaraan, tat twam asi. Aku adalah engkau. Engkau adalah aku,” ucap Wisnu Bawa.

Menurut Wisnu Bawa, nilai ajaran tat twam asi sangatlah penting untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, kesejahteraan dan keadilan dengan saling menghormati dan menghargai sesama umat ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Kedua, sambung Wisnu Bawa adalah ajaran Agama Hindu, yaitu Basudewa Kutum Bakam, yang artinya bahwa kita semua adalah bersaudara. Walaupun berbeda namun pada intinya semua adalah bersaudara.

BACA :  113 Ribu Warga Alami Gangguan Pernapasan, DPR Desak Pemerintah Jadikan Karhutla Darurat Kesehatan

“Ketiga adalah kemerdekaan, kebebasan. Untuk mengimplementasikan harapan tersebut agar terwujud perlu dilakukan Tri Bakti Yadnya.

Yakni hendaknya setiap individu harus menjaga kesehatan. Ikut aktif dalam gerakan masyarakat peduli kesehatan. Perilaku hidup sehat agar kita terhinder terhindar dari penyakit Covid-19,” ujar mantan Pangdam Udayana ini.

Ia menkankan pentingnya semua pihak tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Selain itu, peduli pada pendidikan terutama kepada generasi muda. Mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi.

“Care pada kehidupan sosial karena kita tidak bisa hidup sendiri. Hari ini kita implemtasikan moderasi beragama,” katanya.

Ia mencontoh, implementasi dari peduli kehidupan sosial adalah menghargai umat Muslim yang saat ini sedang melaksanakan ibadah puasa.

“Kami atas nama umat Hindu mengucapkan selamat ibadah puasa semoga Allah SWT memberkahi, merahmati kegiatan ibadah tersebut,” sebut Wisnu Bawa.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular